Perkuat Gizi Anak, Pemerintah Dorong Sinergi Multi-Sektor di Bekasi

Minggu, 26 Oct 2025 08:17
    Bagikan  
Perkuat Gizi Anak, Pemerintah Dorong Sinergi Multi-Sektor di Bekasi
Ist

Para peserta berfoto bersama usai kegiatan peningkatan gizi anak di Gedung Serbaguna Rawalumbu, Kota Bekasi.

RINGKASNEWS.ID - Upaya memperkuat ketahanan gizi nasional terus digencarkan pemerintah melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini kembali diperkenalkan di Kota Bekasi sebagai langkah nyata meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak-anak Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Rawalumbu, Kamis (23/10), merupakan hasil kolaborasi antara DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Acara ini dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Ranny Fahd Arafiq, Tenaga Ahli DPR RI Fadhly, serta Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi BGN Ande Citra Restiawan.

Selain itu sejumlah tenaga pendidik, tokoh masyarakat, dan perwakilan lembaga daerah juga turut hadir mendukung program prioritas nasional tersebut.

Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar pemberian makanan gratis, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia yang unggul.

“Program ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan generasi emas Indonesia 2045. Pemerintah terus memperkuat kualitas menu, sistem distribusi, dan pengawasan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ranny juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor agar pelaksanaan program berjalan efektif. Menurutnya, dukungan masyarakat dalam pengawasan dan pelaksanaan di lapangan menjadi kunci keberhasilan.

“Kita ingin masyarakat ikut terlibat aktif, supaya setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar berdampak,” tambahnya.

Sementara itu, Fadhly menjelaskan bahwa program ini bertujuan menekan angka stunting sekaligus meningkatkan status gizi anak di seluruh Indonesia. Ia menekankan bahwa gizi seimbang sangat berpengaruh terhadap perkembangan kognitif dan prestasi anak.

“Penyediaan makanan bergizi gratis di sekolah dan fasilitas kesehatan adalah langkah strategis untuk masa depan bangsa. Edukasi gizi juga penting agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya pola makan sehat,” ucapnya.

Dari sisi pelaksanaan teknis, Ande Citra Restiawan menuturkan bahwa Badan Gizi Nasional berkomitmen menjaga empat standar utama dalam MBG, yakni kecukupan kalori, komposisi gizi, higienitas, dan keamanan pangan.

“Menu disusun berdasarkan kebutuhan gizi anak dengan memperhatikan kearifan lokal. Kami ingin setiap hidangan bukan hanya lezat, tapi juga menyehatkan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, para pemangku kepentingan sepakat bahwa keberhasilan peningkatan gizi anak tidak bisa dilakukan sendiri.

Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.(Adv)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika
Komisi III DPRD Kota Cirebon Nilai Perlindungan Data Kesehatan Masih Lemah
Tamu Hotel di Kota Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Polisi Ungkap Kronologi Awal
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah