Pemerintah Ajak Warga Lumajang Perkuat Gizi Keluarga Lewat Pangan Lokal

Selasa, 21 Oct 2025 19:03
    Bagikan  
Pemerintah Ajak Warga Lumajang Perkuat Gizi Keluarga Lewat Pangan Lokal
Ist

Anggota DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak dan keluarga dalam kegiatan peningkatan ketahanan gizi di Lumajang, Jumat (17/10).

RINGKASNEWS.ID - Upaya memperkuat ketahanan gizi masyarakat kembali digalakkan di Kabupaten Lumajang. Pemerintah bersama DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pemenuhan gizi seimbang, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil, melalui pemanfaatan bahan pangan lokal.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Graha Wiyata Pasirian, Jumat (17/10), mengangkat tema “Bersama Mewujudkan Gizi Baik untuk Generasi Sehat Indonesia.” Hadir dalam kesempatan itu Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani, Anggota Komisi VI DPR RI Amin AK, perwakilan BGN Mochamad Halim, serta tokoh masyarakat Lumajang.

Dalam sambutannya, Netty Prasetiyani menekankan pentingnya memperhatikan asupan gizi sejak dini, khususnya dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Ia menyebut periode tersebut sebagai fase emas yang menentukan tumbuh kembang anak.

“Jika kebutuhan gizi tidak terpenuhi sejak awal kehidupan, dampaknya bisa permanen. Anak berisiko stunting, kemampuan berpikir rendah, dan sulit bersaing di masa depan,” ujar Netty.

Netty juga mengajak para ibu di Lumajang untuk memanfaatkan potensi pangan lokal dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Menurutnya, bahan pangan yang tersedia di daerah dapat menjadi sumber nutrisi yang kaya sekaligus mendorong ekonomi masyarakat.

“Lumajang punya potensi pangan luar biasa. Kalau ini dimanfaatkan, anak-anak sehat, dan petani serta pelaku UMKM juga ikut sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI Amin AK menilai program peningkatan gizi ini sebagai investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

“Ini bukan sekadar soal makanan bergizi. Kita sedang menyiapkan masa depan bangsa dengan membangun generasi yang kuat dan berdaya saing,” ujarnya.

Perwakilan BGN, Mochamad Halim, menjelaskan bahwa program ini dijalankan dengan empat pilar utama: kecukupan kalori, gizi seimbang, keamanan pangan, serta pemanfaatan bahan pangan lokal.

“Kita tidak hanya ingin memberi makan, tapi memastikan anak-anak tumbuh sehat dan cerdas dengan makanan yang aman dan bergizi dari hasil bumi sendiri,” tutur Halim.

Ia juga menambahkan, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan transparan dan tepat sasaran.

Kegiatan di Lumajang ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang menekankan bahwa peningkatan gizi bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga tentang kemandirian pangan dan pemberdayaan ekonomi lokal. (Adv)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Buka Bersama Eks DB Radio Cirebon, Ajang Reuni dan Melepas Rindu
Naya Anindita Ceritakan Peran Ardit Erwandha dan Reza Chandika Pilih OST Film 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
Kapolda Jabar Pantau Kesiapan Pos Rest Area 207A Tol Palikanci Jelang Arus Mudik
H-5 Lebaran, Arus Kendaraan ke Cirebon di Tol Cipali Masih Ramai Lancar
Perlintasan JPL 200 Krucuk Kini Gunakan Palang Pintu Empat Sisi
HDCI Cirebon Salurkan 1.500 Paket Sembako untuk Warga
Bus Pariwisata Terbakar di Tol Cipali Arah Jakarta, Tidak Ada Penumpang dan Korban
100 Anak Yatim Terima Santunan dari Anggota DPRD Kota Cirebon Rinna Suryanti
Arus Kendaraan ke Cirebon di Tol Cipali Meningkat pada Minggu Pagi
Lesehan Enduro Kembali Hadir di Jalur Pantura, Pemudik Bisa Istirahat hingga Cek Kendaraan
Dishub Catat 5.000 Lebih Pemotor Melintas di Pantura Cirebon pada H-7 Lebaran
Arus Mudik Lebaran di Pantura Cirebon Mulai Terlihat, Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
MIN 2 Cirebon Tutup Pembelajaran Ramadhan dengan Khotmil Qur’an dan Santunan Yatim
Arus Lalu Lintas Tol Cipali Masih Lancar, Volume Kendaraan Mulai Meningkat
Empat Pelaku Curanmor Lintas Daerah Asal Indramayu Dibekuk di Cirebon
FKPK Perumahan Kaliwulu Mulai Benahi Jalan Rusak dan Penerangan Lingkungan
Film “Na Willa” Lebih Dulu Tayang di 22 Kota, Ajak Penonton Mengenang Masa Bahagia Anak-anak
Jalur Bypass Tengahtani Dipetakan Jadi Titik Rawan Macet Saat Mudik Lebaran 2026
OJK Cirebon Catat Kinerja BPR di Ciayumajakuning Tetap Stabil pada 2025
Penumpang Kereta Wajib Tahu, Ini Batas Bagasi yang Berlaku di Daop 3 Cirebon