DPR dan BGN Ajak Warga Depok Wujudkan Generasi Sehat Indonesia

Minggu, 19 Oct 2025 11:15
    Bagikan  
DPR dan BGN Ajak Warga Depok Wujudkan Generasi Sehat Indonesia
Ist

Anggota Komisi IX DPR RI Ranny Fahd Arafiq bersama warga Depok usai kegiatan Program Makan Bergizi Gratis di Gedung Serbaguna Cipayung, Kota Depok.

RINGKASNEWS.ID - DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mengajak masyarakat untuk memperkuat kesadaran gizi melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Upaya ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam membangun generasi sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Cipayung, Kota Depok, Rabu (15/10), mengangkat tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia.”

Anggota Komisi IX DPR RI Ranny Fahd Arafiq hadir membuka kegiatan tersebut, didampingi Tenaga Ahli DPR RI Fadhly dan Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi BGN, Ande Citra Restiawan. Acara juga diikuti masyarakat setempat dan perwakilan berbagai lembaga daerah.

Dalam sambutannya, Ranny Fahd Arafiq menegaskan bahwa Program MBG adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak.

“Program ini bukan sekadar menyediakan makanan gratis, tetapi investasi besar untuk masa depan bangsa. Kita ingin memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan cerdas,” ujar Ranny.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar pelaksanaan program berjalan optimal. Pelibatan pemerintah daerah, sekolah, pelaku usaha pangan, dan masyarakat diperlukan untuk menjamin kualitas makanan yang bergizi dan aman bagi anak-anak di setiap daerah.

Sementara itu, Tenaga Ahli DPR RI Fadhly menyebut, MBG merupakan inisiatif strategis Presiden Prabowo Subianto untuk menekan angka stunting dan malnutrisi.

“Tujuannya jelas, memastikan anak-anak Indonesia memperoleh asupan gizi seimbang agar tumbuh optimal dan berprestasi. Program ini juga memberikan dampak ekonomi karena memberdayakan sektor pangan lokal,” ujarnya.

Dari sisi teknis, Ande Citra Restiawan dari BGN menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG berpedoman pada empat prinsip utama: kecukupan kalori, keseimbangan gizi, higienitas, dan keamanan pangan.

“Menu dalam program ini disusun berdasarkan kebutuhan gizi anak dengan memperhatikan kearifan lokal. Kami ingin memastikan makanan yang diberikan bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga menyehatkan,” jelas Ande.

Melalui kegiatan ini, DPR dan BGN berharap masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang serta berperan aktif mendukung pelaksanaan program di lapangan.

Program MBG di Depok diharapkan menjadi contoh pelaksanaan yang efektif, transparan, dan tepat sasaran untuk mewujudkan generasi sehat dan berdaya saing tinggi.(Adv)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kodim 0614/Kota Cirebon Libatkan Masyarakat dalam Upaya Mitigasi Bencana
Daftar GasKita Sebelum 31 Juli, Pelanggan Baru Berpeluang Dapat Renovasi Dapur
IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall
Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan