Program Makan Bergizi Gratis Mulai Menyentuh Warga Desa Semawon, Semarang

Senin, 29 Sep 2025 09:08
    Bagikan  
Program Makan Bergizi Gratis Mulai Menyentuh Warga Desa Semawon, Semarang
Ist

Peserta sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berfoto bersama usai kegiatan di Aula Desa Semawon, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Sabtu (27/9/2025). Kegiatan ini diikuti perangkat desa dan warga setempat.

RINGKASNEWS.ID - Warga Desa Semawon, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, mendapat giliran sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan ini digelar di aula desa setempat, Sabtu (27/9/2025).

Program MBG bertujuan memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya makanan bergizi untuk tumbuh kembang anak serta peningkatan kesehatan keluarga.

Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris, menyebut program ini sebagai upaya nyata pemerintah dalam membangun generasi yang lebih sehat.

“Program MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi bagian dari investasi besar untuk masa depan bangsa. Karena kalau gizinya baik, SDM-nya juga akan unggul,” kata Haris.

Tenaga Ahli Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN), Teguh Suparngadi, menjelaskan, program ini juga berdampak pada ekonomi lokal.

“Bahan pangan yang digunakan diambil dari produk petani dan pelaku UMKM daerah. Jadi, selain menyehatkan masyarakat, MBG juga menggerakkan ekonomi desa,” ujarnya.

Menurut Teguh, setiap menu yang disiapkan dalam program ini disusun oleh ahli gizi dengan memperhatikan unsur kalori, gizi seimbang, dan keamanan pangan.

“Tujuannya bukan hanya kenyang, tapi benar-benar bergizi dan higienis,” tambahnya.

Camat Pabelan, Masyudi, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi MBG di wilayahnya. Ia menilai program ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan menyusui.

“Kami mendukung penuh. Semua prosesnya dikawal supaya bahan baku dan distribusinya aman, sehingga masyarakat dapat manfaatnya secara langsung,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya makanan bergizi sekaligus ikut berperan dalam menyukseskan program nasional tersebut.

“Kalau semua pihak bergerak bersama, bukan tidak mungkin generasi emas Indonesia benar-benar lahir dari desa-desa seperti Semawon,” ujar Haris menutup. (Adv)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Hari Jadi ke-544, DPRD Kabupaten Cirebon Resmikan Salam Khas “Kulanun–Mangga”
Polres Cirebon Kota Ungkap Jaringan Obat Ilegal, Pelaku Diciduk di Tiga Lokasi
Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp48,11 Triliun hingga Februari 2026
Selama Lebaran 2026, KAI Catat 171 Kereta Melintas Tiap Hari di Cirebon
Disbudpar: Kunjungan Wisata Kabupaten Cirebon Naik saat Lebaran, 11.510 Wisatawan
Kasus Uang Palsu Gegesik Viral, Komisi XI DPR RI Kardaya Gandeng BI dan OJK Edukasi Warga
Siswa dan Guru Miftahul Huda dan MIN 2 Cirebon Gelar Halal Bihalal di Hari Pertama Sekolah
Diam-diam Dites, Begini Hasil Tes Narkoba Petugas Perlintasan di Cirebon
Empat Pelaku Pembobolan Rumah Kosong Lintas Kota Ditangkap Polres Cirebon Kota
One Way di Tol Cipali Resmi Berakhir, Lalu Lintas Kembali Normal
Dalam Semalam, Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Gerebek Tiga Titik dan Sita Ratusan Botol Miras
Hotel Santika di Kuningan dan Cirebon Padamkan Lampu Satu Jam saat Earth Hour
Tradisi Grebeg Syawal di Gunung Jati Kembali Dipenuhi Pengunjung
Telat Lapor SPT? Tenang, DJP Hapus Dendanya hingga Akhir April 2026
Arus ke Jakarta di Tol Cipali Naik 11 Persen, One Way Kembali Diterapkan
KAI Daop 3 Cirebon Catat 273.002 Penumpang Selama Angkutan Lebaran, OTP 100 Persen
Lonjakan Trafik Data Saat Mudik Lebaran 2026, Indosat Klaim Jaringan Tetap Stabil
KAI Beri Diskon 20 Persen Tiket Kereta untuk Mudik Lebaran 2026
Sistem One Way di Tol Cipali Berakhir, Arus Lalu Lintas Dikembalikan Dua Arah
H+3 Lebaran, 35 Ribu Kendaraan Melintas Tol Cipali Arah Jakarta