Modus Lowongan Kerja, Eksploitasi Anak Melalui Live Streaming Dewasa Dibongkar Polisi

Kamis, 17 Oct 2024 13:22
    Bagikan  
Modus Lowongan Kerja, Eksploitasi Anak Melalui Live Streaming Dewasa Dibongkar Polisi
Ringkas Media

BM (26) & MF (25) Pelaku Kasus Eksploitasi Anak Menggunakan Modus Lowongan Kerja Palsu saat di Mapolresta Cirebon Kota.

RINGKASNEWS.ID - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota mengungkap kasus eksploitasi anak melalui siaran langsung (live streaming) konten asusila di media sosial. 

Dalam operasi ini, dua tersangka berinisial BM (26) asal Maluku Utara dan MF (25) asal Sumatera Barat ditangkap sebagai pelaku utama di salah satu kostan di Kelurahan Kesenden Kota Cirebon. 

"Kasus ini telah berjalan selama tujuh bulan dan kedua pelaku ini menjalankan kegiatan live streaming asusila selama hampir tujuh bulan," ungkap AKP Anggi Eko Prasetyo, Kepala Satreskrim Polres Cirebon Kota, Kamis (17/10/2024). 

Modus operandi yang digunakan pelaku terbilang licik. Mereka memasang iklan lowongan kerja palsu di platform Facebook. Setelah korban tertarik, pelaku berdalih bahwa lowongan sudah penuh, lalu menawarkan pekerjaan lain berupa pembuatan konten live streaming dewasa. 

"Dengan imbalan hingga Rp5 juta jika mendapatkan hadiah (gift) dari penonton. Dalam tujuh bulan, kedua pelaku memperoleh keuntungan sebesar Rp100 juta hingga Rp150 juta," jelas Anggi. 

Selama operasi, polisi juga menyelamatkan sembilan korban yang mayoritas masih di bawah umur. Para korban dipaksa terlibat dalam kegiatan live streaming ini dengan janji penghasilan besar. 

"Pelaku dijerat pasal tentang tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman 16 tahun penjara, serta pelanggaran UU Perlindungan Anak dan UU Pornografi yang dapat memperberat hukuman hingga 15 tahun penjara," pungkas Anggi. 

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat akan bahaya eksploitasi anak di dunia maya, serta pentingnya pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas anak-anak di internet.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Anggota DPRD Kota Cirebon Minta Wali Kota Duduk Bersama Bahas Masalah Sosial
Aksi Curanmor di Area RSPAD Kota Cirebon Digagalkan Warga dan Polisi
Satlantas Polres Cirebon Kota Evaluasi Sejumlah Jalan Rawan Laka dan Macet
Wajah Depan Stasiun Cirebon Ditata Ulang, Area Parkir Dibuat Lebih Estetis
Seorang Pria di Cirebon Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi Rumahnya
Warga Kota Cirebon Keluhkan Catat Meter PGN Hanya Dilakukan Tiga Bulan Sekali
Modus Tukar Kartu ATM, Sindikat Lintas Daerah Gasak Uang Nasabah di Cirebon
Warga Tumpah Ruah Saksikan Kirab Mahkota Binokasih di Kota Cirebon
Warung di Pandesan Cirebon Dirusak Geng Motor, Dua Orang Ditangkap
Sempat Dikira Istirahat, Pria di Trotoar Tuparev Ternyata Sudah Meninggal
Dandim 0614/Kota Cirebon Dibuat Kaget Sesaat Setelah Pulang Dinas, Ternyata Ini Penyebabnya
Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah Milangkala Tatar Sunda, 27 Daerah di Jabar Ikut Kirab Budaya
Usai Baca Ikrar Bersama, Petugas Lapas Narkotika Cirebon Langsung Geledah Kamar Hunian
Warga Desa Bulak Pertanyakan Dana Kompensasi Pemasangan Tiang Internet
Korean Food Festival di Hotel Santika Premiere Linggarjati Sajikan Menu Khas Korea Sepuasnya
Polisi Larang Nobar Persib dan Persija di Kota Cirebon, Ternyata Ini Pemicunya
Reses DPR RI, Kardaya Pastikan Ketersediaan Beras di Indramayu–Cirebon Aman
Peringati Hari Buruh, Ketua DPRD Cirebon Siap Kawal Aspirasi Pekerja
Setelah Dua Hari Pencarian, Bocah Hanyut di Kriyan Ditemukan di Pesisir Kesunean
Wakil Kepala Daerah Kerap Tersisih, Ahli Hukum Soroti Celah Aturan