Polres Ciko dan Pemkot Bantu Warga Korban Rumah Ambruk dan Gigitan Ular Berbisa

Senin, 27 Jan 2025 17:17
    Bagikan  
Polres Ciko dan Pemkot Bantu Warga Korban Rumah Ambruk dan Gigitan Ular Berbisa
Ist

Aksi Cepat Polres Ciko dan Pemkot Bantu Korban Bencana dan Musibah.

RINGKASNEWS.ID - Polres Cirebon Kota (Ciko) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon menunjukkan kepedulian terhadap warga yang terkena musibah melalui aksi tanggap bencana dan bantuan kemanusiaan. 

Pada Sabtu (26/1), rumah milik Rusmana, warga RT 1 RW 1 Kampung Kegiren, Kelurahan Kejaksan ambruk akibat hujan deras. 

Polres Ciko bersama Pemkot segera memberikan bantuan berupa bahan makanan, selimut, dan rencana renovasi rumah. 

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, mengatakan, pihaknya bersama pemerintah daerah juga membantu membersihkan puing-puing rumah. 

Pj Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman, menyatakan renovasi rumah akan dilakukan setelah status kepemilikan rumah selesai. 

“Kami sedang mempersiapkan segala kebutuhan agar bantuan bisa disalurkan sesuai aturan,” ujar Iing. 

Selain membantu korban bencana, Polres Ciko dan Pemkot juga memberikan bantuan kepada Dipay Dwitama, seorang anak korban gigitan ular berbisa.

Kapolres dan Pj Sekda mengunjungi rumah Dipay di Blok Sigendeng, Kelurahan Kesambi. Bantuan santunan dan dukungan moral diberikan untuk meringankan beban keluarga. 

“Kami berharap bantuan ini membantu pemulihan korban,” kata AKBP Eko. 

Seperti diketahui, peristiwa gigitan ular terjadi pada Kamis (19/12/2024), ketika Dipay, siswa kelas 1 SMP Kartika, bermain di sekitar pesisir pantai CUDP Cangkol. 

Akibat gigitan tersebut, kondisi tangan Dipay memburuk hingga menghitam, wajahnya pucat, dan tubuhnya kaku. 

Ia dilarikan ke RS Gunung Jati untuk mendapatkan penanganan intensif selama 11 hari. Meski kini telah diperbolehkan pulang, ia masih memerlukan perawatan rutin.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati dalam OTT Sehari
Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan KPK sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji