DKIS Pulihkan Website Pemda Kota Cirebon Dampak Peretasan PDN

Kamis, 4 Jul 2024 22:15
    Bagikan  
DKIS Pulihkan Website Pemda Kota Cirebon Dampak Peretasan PDN
Ist

Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi DKIS Kota Cirebon, Arya Dipahandi.

RINGKASNEWS.ID - Sejumlah website Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon yang terintegrasi dengan Pusat Data Nasional (PDN) tidak bisa diakses.

Hal itu dampak dari peretasan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap server PDN milik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Ma'ruf Nuryasa menyampaikan, website yang tidak bisa diakses sebagian besar berisi program unggulan Pemda Kota Cirebon. 

"Tidak ada data penting yang berkaitan dengan perangkat daerah dan data ASN namun website yang tidak bisa akses berisi konten informasi yang dikelola masing-masing perangkat daerah," kata Ma’ruf, Rabu (3/7/2024).

Ma’ruf mengaku telah meminta Bidang Persandian dan Keamanan Informasi yang dipimpinnya untuk secepatnya memulihkan website yang tidak bisa diakses. 

"Kami menargetkan dalam dua pekan ke depan seluruh website bisa kembali pulih. Proses pemulihan sudah mulai berjalan, semoga bisa secepatnya selesai," tuturnya. 

Sementara, Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi DKIS Kota Cirebon, Arya Dipahandi mengatakan, proses pemulihan melibatkan perangkat daerah lainnya sebab berkaitan dengan data yang dimiliki oleh masing-masing perangkat daerah. 

"Sudah kami agendakan untuk dipanggil ke kantor meminta data yang dimiliki. Kemudian memberikan pelatihan kepada admin website hingga mampu memulihkan website," kata Arya. 

Arya menambahkan, dari 10 website yang beroperasi, delapan diantaranya sudah bisa diakses. Sedangkan dua website yang masih belum bisa diakses yakni, cirebonkota.go.id dan bkpsdm.cirebonkota.go.id. 

"Bertahap sudah bisa diakses, sisanya dalam proses pemulihan. Harap bersabar, untuk sementara masyarakat bisa mengakses informasi di media sosial masing-masing perangkat daerah," tambahnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati dalam OTT Sehari
Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan