Mahasiswa Diduga Jadi Korban Pelecehan saat Praktik di RSUD Waled, IKA UGJ Siapkan Pendampingan

Sabtu, 8 Nov 2025 13:15
    Bagikan  
Mahasiswa Diduga Jadi Korban Pelecehan saat Praktik di RSUD Waled, IKA UGJ Siapkan Pendampingan
Ilustrasi

Gambar ilustrasi kekerasan seksual. Kasus saat ini masih dalam proses pendalaman.

RINGKASNEWS.ID - Seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (FK UGJ) berinisial SA diduga mengalami pelecehan ketika menjalani praktik pendidikan klinik di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon.

Dugaan peristiwa tersebut memunculkan respons dari Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UGJ yang kini menyiapkan langkah pendampingan bagi mahasiswa tersebut.

Wakil Ketua IKA UGJ, Qorib Magelung Sakti, mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan keluarga SA untuk memastikan kondisi mahasiswa itu, termasuk memberikan dukungan moral dan menyiapkan prosedur pendampingan bila proses hukum diperlukan.

“Kami berharap penelusuran kasus ini dilakukan secara profesional agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran,” ujar Qorib, Sabtu (8/11/2025).

Ia menegaskan pentingnya perlindungan bagi mahasiswa FK UGJ yang sedang menjalani program praktik klinik. Menurutnya, kampus dan instansi tempat praktik harus memiliki koordinasi yang kuat untuk menjamin keamanan serta kenyamanan mahasiswa.

“Mahasiswa dalam posisi belajar. Perlindungan dan pendampingan adalah bagian dari proses pendidikan itu sendiri,” ucapnya.

IKA UGJ telah menyiapkan tim pendamping hukum yang akan berperan jika kasus ini berlanjut ke proses hukum.

Selain itu, Qorib mengusulkan agar mahasiswa FK UGJ yang sedang praktik di RSUD Waled untuk sementara kembali ke kampus guna memastikan situasi tetap kondusif.

Langkah ini, menurutnya, tidak hanya untuk mencegah tekanan psikologis bagi mahasiswa, tetapi juga untuk menjaga hubungan baik antar lembaga.

“Kami berharap kondisi tetap tenang dan tidak menimbulkan polemik yang berkepanjangan,” ujarnya.

Hingga berita ini disusun, pihak kampus dan RSUD Waled belum mengeluarkan keterangan resmi seputar perkembangan penanganan internal terhadap dugaan peristiwa tersebut.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Mobil Terbakar di Rest Area KM 130 Tol Cipali Saat Pengemudi Beribadah
DPRD Kabupaten Cirebon Minta Pajak Sektor Hiburan Dioptimalkan untuk Dongkrak PAD
Pemerintah Pulangkan Warga Cirebon Korban Perdagangan Orang di China
SMSI Kota Cirebon Peringati HUT ke-9 dengan Berbagi Sembako dan Buka Puasa Bersama
Festival Ramadan Ramai Pengunjung, Wali Kota Cirebon Minta Lalu Lintas Ditata
Pembangkit Tetap Andal Sepanjang 2025, Cirebon Power Aktif Jalankan Program CSR
Simulasi Kendaraan Mogok di Rel, KAI Daop 3 Cirebon Edukasi Petugas dan Pengguna Jalan
Indosat Tingkatkan Kapasitas Jaringan di Jalur Mudik dan Titik Strategis
Musrenbangdes Gintungranjeng Bahas Prioritas Pembangunan Desa 2026
Evaluasi PAD, DPRD Kabupaten Cirebon Minta Bapenda Maksimalkan Potensi Pajak Daerah
DPRD Kabupaten Cirebon Sampaikan Pokir 2027, Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga
Gerakan Pangan Murah Jadi Upaya Polres Cirebon Kota Ringankan Beban Warga
OJK Cirebon dan Komisi XI DPR RI Ajak Nelayan Gebang Mekar Lebih Melek Keuangan
Catat Jamnya! Gerhana Bulan Total 3 Maret Bisa Disaksikan dari Indonesia
Pergantian Kepemimpinan di MIN 2 Cirebon, Penguatan Mutu Pendidikan Jadi Fokus
Viral Video Pembongkaran TK di Guwa Kidul untuk Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Kades
Ribuan Peserta PBI JKN di Kota Cirebon Dicoret, DPRD Ingatkan Hak Kesehatan Warga
Daop 3 Cirebon Siapkan Layanan Motis untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026
Jangan Sampai Terlambat, Ini Jadwal dan Cara Lapor SPT 2026
Penerimaan Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp47,18 Triliun hingga Januari 2026