Mau Magang di KAI? Daop 3 Cirebon Kini Layani Pengajuan Lewat InternHub

Kamis, 30 Jul 2026 15:27
KAI Daop 3 Cirebon kini melayani pengajuan magang, PKL, dan penelitian melalui platform InternHub. Dok.Daop 3

RINGKASNEWS.ID - Pelajar dan mahasiswa yang ingin magang, Praktik Kerja Lapangan (PKL), atau melakukan penelitian di PT KAI kini bisa mengajukan permohonan secara online. Layanan tersebut dapat diakses melalui platform InternHub, tanpa harus datang langsung ke kantor KAI.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin menyampaikan, layanan digital itu dihadirkan agar proses pengajuan menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan bagi para pemohon.

"Melalui InternHub, proses pengajuan lebih mudah, transparan, dan efisien sehingga semakin banyak generasi muda yang dapat mengembangkan kompetensi, wawasan, serta pengalaman praktis di lingkungan kerja profesional," kata Muhibbuddin, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, KAI tidak hanya membuka kesempatan bagi peserta magang dan PKL, tetapi juga bagi pelajar maupun mahasiswa yang ingin melakukan penelitian di lingkungan perusahaan.

Ia menjelaskan, seluruh tahapan pengajuan dilakukan melalui laman internhub.kai.id. Pemohon cukup membuat akun, melengkapi data diri dan institusi pendidikan, memilih jenis kegiatan yang diajukan, lalu mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.

"Status pengajuan juga dapat dipantau secara mandiri melalui akun InternHub, mulai dari proses verifikasi hingga keputusan akhir dari KAI," jelasnya.

Muhibbuddin menuturkan, dokumen yang perlu disiapkan di antaranya surat permohonan dari sekolah atau perguruan tinggi, proposal kegiatan atau penelitian, daftar riwayat hidup (CV), serta kartu pelajar atau kartu mahasiswa.

Ia berharap layanan berbasis digital tersebut dapat mempermudah koordinasi antara KAI dengan institusi pendidikan sekaligus membuat proses administrasi lebih tertata.

"Kami mengajak seluruh sekolah, perguruan tinggi, serta para pelajar dan mahasiswa untuk memanfaatkan platform InternHub sebagai sarana memperoleh pengalaman belajar di dunia industri perkeretaapian," kata Muhibbuddin.

Berita Terkini