RINGKASNEWS.ID - Sebanyak 150 siswa SD Negeri 1 Jagasatru, Kota Cirebon mendapat edukasi keselamatan perkeretaapian dari PT KAI Daop 3 Cirebon dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Salah satu materi yang disampaikan adalah bahaya bermain di sekitar jalur rel kereta api.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, edukasi tersebut bertujuan mengenalkan aturan keselamatan kepada anak-anak sejak dini agar mereka memahami risiko saat berada di kawasan perkeretaapian.
"Kami ingin anak-anak memahami bahwa jalur rel bukan tempat untuk bermain atau beraktivitas. Kesadaran tentang keselamatan perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi kebiasaan sampai mereka dewasa," kata Muhibbuddin, Kamis (23/7).
Dalam kegiatan itu, siswa dikenalkan berbagai aturan keselamatan di sekitar rel dan perlintasan sebidang. Mereka juga diajak memahami potensi bahaya jika berada di jalur kereta api tanpa kepentingan.
"Materi disampaikan dengan cara yang interaktif sehingga lebih mudah dipahami anak-anak. Mereka juga diberi kesempatan berdialog langsung dengan petugas," katanya.
Tak hanya belajar soal keselamatan, para siswa juga dikenalkan dengan berbagai profesi di dunia perkeretaapian, mulai dari masinis, kondektur, hingga Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska).
"Melalui kegiatan ini kami juga ingin mengenalkan tugas setiap petugas di perkeretaapian. Harapannya anak-anak semakin mengenal dunia kereta api dan menghargai setiap profesi yang bekerja menjaga perjalanan kereta tetap aman," ujarnya.
Selain edukasi di sekolah, KAI Daop 3 Cirebon juga menggelar lomba mewarnai bertema kereta api di Stasiun Cirebon. Anak-anak turut mendapat penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
Di lokasi yang sama, KAI juga membagikan suvenir kepada sejumlah pelanggan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang menggunakan layanan kereta api.
Muhibbuddin berharap edukasi keselamatan seperti ini dapat menumbuhkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan perkeretaapian.
"Harapannya, mereka tidak hanya memahami aturan keselamatan, tetapi juga bisa mengingatkan keluarga dan teman-temannya agar tidak melakukan aktivitas yang membahayakan di sekitar jalur rel," ucapnya.