PLN Tembus Daftar Fortune Global 500 Berkat Kenaikan Pendapatan

Jumat, 1 Aug 2025 10:52
    Bagikan  
PLN Tembus Daftar Fortune Global 500 Berkat Kenaikan Pendapatan
Dok.PLN

Para petugas PLN melakukan perawatan jaringan listrik tegangan tinggi. Kerja keras di lapangan menjadi salah satu penopang keberhasilan PLN masuk dalam daftar Fortune Global 500.

RINGKASNEWS.ID - PT PLN (Persero) berhasil mencatatkan prestasi global dengan masuk dalam daftar Fortune Global 500 tahun 2025. Perusahaan listrik milik negara ini menempati peringkat ke-469, menjadi satu-satunya perusahaan utilitas asal Indonesia yang masuk dalam daftar bergengsi tersebut.

Keberhasilan ini didorong oleh pendapatan PLN sepanjang 2024 yang mencapai Rp545,4 triliun, tumbuh 11,9 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Masuknya PLN ke dalam daftar Fortune Global 500 adalah bukti bahwa strategi transformasi yang kami jalankan membuahkan hasil. Ini menunjukkan skala usaha, daya saing, dan ketahanan bisnis PLN dalam menghadapi tantangan global,” ujar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, Kamis (31/7).

Darmawan menjelaskan, kenaikan pendapatan ditopang oleh meningkatnya volume penjualan listrik yang mencapai 306,22 terawatt hour (TWh) sepanjang 2024, naik 6,17 persen dari tahun sebelumnya. Dari jumlah itu, nilai penjualan listrik tercatat sebesar Rp353,17 triliun.

"Sektor rumah tangga menjadi penyumbang terbesar konsumsi listrik, yakni sebesar 43 persen, disusul sektor industri (30 persen), sektor bisnis (19 persen), dan sektor lainnya (8 persen). Konsumsi listrik rumah tangga tumbuh 6,62 persen menjadi 130,43 TWh, sementara sektor industri meningkat 4,17 persen menjadi 92,28 TWh," ucapnya.

Darmawan menegaskan, capaian ini tak lepas dari dukungan pemerintah dalam menciptakan iklim investasi dan kebijakan energi yang kondusif, serta kepercayaan masyarakat terhadap PLN.

“Pemerintah dan masyarakat adalah mitra penting dalam perjalanan transformasi ini. Dukungan mereka memungkinkan kami terus meningkatkan pelayanan dan efisiensi,” ujarnya.

Menurut Darmawan, efisiensi biaya dan optimalisasi portofolio bisnis juga menjadi kunci perbaikan kinerja keuangan perusahaan.

“Kami menerapkan efisiensi menyeluruh tanpa mengurangi kualitas layanan. Lewat digitalisasi sistem, penguatan struktur keuangan, dan inovasi layanan pelanggan, kami mampu menekan beban operasional sambil meningkatkan produktivitas,” pungkasnya.

Kesehatan keuangan PLN juga tercermin dari perbaikan rasio keuangan, seperti Debt to Equity Ratio (DER) yang membaik menjadi 38,02 persen dan Consolidated Interest Coverage Ratio (CICR) yang meningkat menjadi 3,71 kali pada 2024.

Salah satu inisiatif strategis PLN adalah penerapan Cash War Room (CWR), yang mengintegrasikan pengelolaan anggaran, likuiditas, manajemen utang, dan valuasi aset. Selain itu, PLN menjalankan berbagai strategi efisiensi seperti spend control tower, centralized payment, dan centralized planning untuk meningkatkan visibilitas dan efektivitas keuangan.

Dengan sistem pembayaran terpusat, proses pembayaran dapat dilakukan lebih cepat, bahkan sebelum jatuh tempo, yang turut memperkuat posisi keuangan PLN.

Total aset PLN juga terus tumbuh. Hingga akhir 2024, aset perusahaan tercatat sebesar Rp1.772,4 triliun, naik 6,09 persen dari tahun sebelumnya, mencerminkan fundamental yang semakin kuat dan meningkatnya kepercayaan investor terhadap masa depan perusahaan.

PLN juga terus mendorong transformasi digital dan pengembangan teknologi untuk memperkuat sistem kelistrikan nasional serta membangun ekosistem energi yang lebih berkelanjutan.

“Kami tidak akan berhenti bertransformasi. Kami akan terus berinovasi, memperluas kerja sama internasional, dan menjadi motor penggerak transisi energi di Indonesia,” kata Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Abdul Salam Nganro, menilai capaian ini sebagai bukti nyata bahwa transformasi tidak hanya terjadi di tingkat pusat, tetapi juga menjangkau seluruh lini operasional.

“Masuknya PLN ke daftar Fortune Global 500 bukan hanya pencapaian manajemen, tetapi juga hasil kerja keras seluruh insan PLN. Budaya efisiensi dan digitalisasi kini sudah menjadi bagian dari keseharian kami,” pungkasnya. (ADV)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Jenguk Suami di Rutan Cirebon, Perempuan Kedapatan Sembunyikan 103 Butir Tramadol dan Tembakau Sintetis
KAI Hadirkan Rail Clinic dan Rail Library di Stasiun Cipunegara
Kabar bagi UMKM, Tarif PPh Final 0,5 Persen Tetap Berlaku dengan Aturan Baru
Gempur Rokok Ilegal: Kenali Cirinya, Hindari Peredarannya
Urus KIR Tak Perlu Antre Lama, Dishub Kota Cirebon Siapkan Layanan Online
Tiga Kanwil DJP di Jawa Barat Sita 288 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp54 Miliar
PGN Perluas Penggunaan Gas Bumi di Cirebon, Targetkan 3.008 Sambungan Baru
Santika Ajak Anak-Anak Mengenal Dunia Perhotelan Lewat GM For A Day 2026
Motor yang Sempat Hilang Akibat Dicuri Kembali ke Tangan Pemiliknya
Festival Kepatihan 2 Angkat Sejarah Lokal dan Potensi Budaya Pekalipan
Diduga Ada Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU Kesambi Cirebon
Kodim 0614/Kota Cirebon Libatkan Masyarakat dalam Upaya Mitigasi Bencana
DPR RI dan KAI Bahas Rencana Flyover dan Underpass di Kawasan Krucuk Kota Cirebon
Daftar GasKita Sebelum 31 Juli, Pelanggan Baru Berpeluang Dapat Renovasi Dapur
IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall