KAI Daop 3 Cirebon bersama BTP Jabar Lakukan Pemantauan Keselamatan Perlintasan

Jumat, 20 Dec 2024 08:55
    Bagikan  
KAI Daop 3 Cirebon bersama BTP Jabar Lakukan Pemantauan Keselamatan Perlintasan
Ist

KAI Daop 3 Bersama BTP Jabar Tinjau Perlintasan Sebidang.

RINGKASNEWS.ID - PT KAI Daop 3 Cirebon bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Barat Kelas 1 Bandung menggelar kegiatan monitoring perlintasan sebidang di wilayah operasional Daop 3. 

Lokasi pemantauan meliputi Kabupaten Karawang, Subang, Indramayu, Cirebon, Brebes, serta Kota Cirebon, Tegal, dan sekitarnya.

Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul menyampaikan, kegiatan ini dilakukan dengan menyusuri jalur rel kereta api sambil mendata ulang perlintasan sebidang resmi dan tidak resmi, baik yang dijaga maupun yang tidak dijaga. 

"Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang," ungkap Rokhmad, Kamis (19/12/2024).

Dalam Joint Inspection ini, pihaknya melakukan penghitungan ulang radius dan geometri jalan pada perlintasan resmi, serta mendata keberadaan perlintasan tidak berizin.

"Hasil pendataan ini akan dievaluasi. Perlintasan liar yang ditemukan akan ditentukan apakah perlu ditutup atau ditingkatkan menjadi perlintasan resmi dengan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti keselamatan dan kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Hingga saat ini, wilayah Daop 3 Cirebon memiliki 155 perlintasan sebidang, terdiri dari 74 perlintasan dijaga dan 81 tidak dijaga.

Adapun rincian per wilayah tersebut meliputi, Karawang: 3 perlintasan (tidak dijaga), Subang: 25 perlintasan (9 dijaga, 16 tidak dijaga) Indramayu: 22 perlintasan (10 dijaga, 12 tidak dijaga).

Cirebon: 42 perlintasan (14 dijaga, 28 tidak dijaga), Kota Cirebon: 11 perlintasan (semua dijaga), Brebes: 44 perlintasan (22 dijaga, 22 tidak dijaga), Kabupaten Tegal: 1 perlintasan (dijaga) dan Kota Tegal: 7 perlintasan (dijaga).

Rokhmad menjelaskan, hasil monitoring akan dicatat dalam basis data BTP Jawa Barat dan selanjutnya dilaporkan kepada pemerintah daerah terkait. 

“Data ini akan digunakan untuk memantau kondisi perlintasan secara berkala, termasuk apakah perlu ditingkatkan menjadi overpass atau underpass,” jelasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Modus Tukar Kartu ATM, Sindikat Lintas Daerah Gasak Uang Nasabah di Cirebon
Warga Tumpah Ruah Saksikan Kirab Mahkota Binokasih di Kota Cirebon
Warung di Pandesan Cirebon Dirusak Geng Motor, Dua Orang Ditangkap
Sempat Dikira Istirahat, Pria di Trotoar Tuparev Ternyata Sudah Meninggal
Dandim 0614/Kota Cirebon Dibuat Kaget Sesaat Setelah Pulang Dinas, Ternyata Ini Penyebabnya
Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah Milangkala Tatar Sunda, 27 Daerah di Jabar Ikut Kirab Budaya
Usai Baca Ikrar Bersama, Petugas Lapas Narkotika Cirebon Langsung Geledah Kamar Hunian
Warga Desa Bulak Pertanyakan Dana Kompensasi Pemasangan Tiang Internet
Korean Food Festival di Hotel Santika Premiere Linggarjati Sajikan Menu Khas Korea Sepuasnya
Polisi Larang Nobar Persib dan Persija di Kota Cirebon, Ternyata Ini Pemicunya
Reses DPR RI, Kardaya Pastikan Ketersediaan Beras di Indramayu–Cirebon Aman
Peringati Hari Buruh, Ketua DPRD Cirebon Siap Kawal Aspirasi Pekerja
Setelah Dua Hari Pencarian, Bocah Hanyut di Kriyan Ditemukan di Pesisir Kesunean
Wakil Kepala Daerah Kerap Tersisih, Ahli Hukum Soroti Celah Aturan
Pansus I DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Produk Hukum Daerah
Mayat Pria Ditemukan di Selokan Mundu, Warga Sempat Cium Bau Menyengat
Bocah di Cirebon Hanyut di Sungai Kriyan Saat Bermain, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Resmi Jabat Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman Bidik Penguatan Sistem dan SDM
Rumah Warga Banyak Ambruk, DPRD Soroti Lambannya Respons Pemkot Cirebon
PMK 28/2026 Terbit, Pengembalian Pajak Kini Lebih Cepat