KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati

Minggu, 11 Jan 2026 11:17
    Bagikan  
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
Dok.Daop 3

KA Ranggajati dengan rangkaian Stainless Steel New Generation saat dioperasikan di Stasiun Cirebon, Minggu (11/1/2026).

RINGKASNEWS.ID - PT KAI Daop 3 Cirebon mulai mengoperasikan rangkaian kereta Stainless Steel New Generation pada layanan KA Ranggajati. Pembaruan sarana ini resmi diberlakukan sejak 11 Januari 2026 sebagai bagian dari peningkatan kenyamanan penumpang sekaligus dukungan terhadap transportasi berkelanjutan.

KA Ranggajati merupakan layanan kereta api jarak jauh yang melayani relasi Cirebon–Jember (PP) dan sejak pertama kali beroperasi pada 1 November 2016, mencatat tingkat okupansi yang cukup tinggi. Tingginya minat masyarakat tersebut menjadi salah satu alasan PT KAI melakukan modernisasi rangkaian kereta.

Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon, Sigit Winarto, mengatakan pengoperasian kereta Stainless Steel New Generation diharapkan mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan modern bagi pelanggan.

“KA Ranggajati merupakan salah satu layanan favorit masyarakat. Karena itu, peningkatan sarana ini menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan pelanggan akan perjalanan yang lebih nyaman dan andal,” ujar Sigit, Minggu (11/1/2026).

Rangkaian terbaru KA Ranggajati memiliki kapasitas 560 tempat duduk, terdiri atas 200 kursi kelas eksekutif dan 360 kursi kelas ekonomi, dengan formasi 4 kereta eksekutif, 5 kereta ekonomi, dan 1 kereta makan.

Sejumlah fasilitas juga diperbarui, di antaranya kursi ergonomis tipe captain seat yang dapat direbahkan dan diputar, bagasi yang lebih luas, pintu elektrik, pencahayaan interior yang lebih optimal, serta stop kontak dan USB port di setiap kursi. Fasilitas toilet kini dilengkapi kloset duduk, wastafel, dan hand dryer.

Pada 2025, jumlah penumpang KA Ranggajati tercatat mencapai 266.063 orang. Kehadiran rangkaian baru ini diyakini dapat mendorong peningkatan minat masyarakat, khususnya di wilayah Daop 3 Cirebon.

KA Ranggajati berhenti di sejumlah stasiun strategis seperti Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Surabaya Gubeng, hingga Probolinggo. Kereta berangkat dari Stasiun Cirebon pukul 07.00 WIB dan dari Stasiun Jember pukul 05.45 WIB.

PT KAI memastikan pengoperasian rangkaian baru tersebut tidak diikuti dengan kenaikan tarif. Harga tiket KA Ranggajati tetap mengacu pada tarif batas bawah dan batas atas yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain meningkatkan kenyamanan, penggunaan kereta Stainless Steel New Generation juga dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan, sejalan dengan komitmen PT KAI dalam menghadirkan transportasi massal yang berkelanjutan.

“Peningkatan layanan ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan pelanggan dan menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik,” kata Sigit.

Tiket KA Ranggajati dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta kanal resmi penjualan tiket lainnya yang bekerja sama dengan PT KAI.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

KAI dan DJKA Tinjau Lintas Cirebon untuk Persiapan Angkutan Lebaran
Komisi IX DPR Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis di Gianyar
Pemkot Cirebon Pastikan Simpanan Nasabah BPR Aman di Bawah Penjaminan LPS
KAI Daop 3 Cirebon Buka Kantor Layanan Aset Terpadu di Pegadenbaru
Perumda BPR Bank Cirebon Ditutup, OJK Cabut Izin Usaha
DPRD Kota Cirebon Dorong Pelestarian Tokoh Sejarah Masuk Dokumen Pembangunan
Radio Ekraf 2026 Diluncurkan, Kemenekraf Fokus Benahi Ekosistem Penyiaran Daerah
Muh Haris Sebut MBG Tak Hanya Soal Gizi, tetapi Juga Penggerak Ekonomi Daerah
DJP dan Bareskrim Polri Perbarui Kerja Sama Penegakan Hukum Pajak
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Digelar di Desa Kertajaya, Cianjur
Banjir Belum Surut, Polres Cirebon Kota Salurkan Bantuan untuk Warga Villa Intan Klayan
BPBD Catat 234 Kejadian Bencana di Kabupaten Cirebon Sepanjang 2025
Sophi Zulfia: Hasil Rakornas Harus Diterapkan dalam Kebijakan Daerah
Kasus Dugaan Penggelapan PPN Rp583 Miliar, Tiga Perusahaan Baja di Tangerang Diperiksa DJP
AKSA Cafe Resmi Dibuka di Kota Cirebon, Usung Konsep Semi Open Space
Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Banyak, Ini Data Penjualan KAI Daop 3 Cirebon
Sambut Ramadhan, Hotel Santika Premiere Linggarjati Tawarkan Iftar Nusantara–Timur Tengah
Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Jebol, Perbaikan Ditargetkan Dua Hari
Pengurus SMSI Kota Cirebon 2026–2029 Dilantik, Tegaskan Komitmen Media Siber Profesional
Perda Pajak Kota Cirebon Dievaluasi Pemerintah Pusat, DPRD Soroti Dampaknya bagi UMKM