KAI Kerjakan Perbaikan Rel di Dua Perlintasan Kota Cirebon

Jumat, 28 Nov 2025 19:08
    Bagikan  
KAI Kerjakan Perbaikan Rel di Dua Perlintasan Kota Cirebon
Dok.Daop 3

Petugas KAI Daop 3 Cirebon saat melakukan perbaikan geometri rel di perlintasan sebidang di Kota Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - PT KAI Daop 3 Cirebon tengah melakukan perbaikan rel di dua perlintasan sebidang di wilayah Kota Cirebon. Langkah ini menjadi bagian dari pemeliharaan rutin untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta serta kenyamanan pengguna jalan.

Pekerjaan saat ini berlangsung di perlintasan JPL 200 di Jalan Slamet Riyadi, Krucuk. Setelah lokasi itu selesai, perbaikan akan berlanjut ke perlintasan JPL 202 di Jalan Kartini. Perbaikan mencakup penggantian rel dan bantalan, penambahan batu ballast, hingga pengaspalan ulang.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan perubahan geometri jalur sering dipicu oleh tingginya beban kendaraan yang melintas di atas perlintasan.

“Lalu lintas padat dapat mempercepat penurunan elevasi rel sehingga memengaruhi kestabilan perjalanan kereta,” ujarnya, Jumat (28/11).

Arus Lalu Lintas Berpotensi Melambat

Proses perbaikan membutuhkan masa penstabilan sekitar tujuh hari setelah rel dibongkar dan diperbaiki. Selama periode itu, pengguna jalan akan merasakan permukaan yang tidak serata biasanya.

Meski tidak ada penutupan jalan, pekerjaan dilakukan dengan menggunakan separuh badan jalan sehingga arus lalu lintas mungkin melambat. KAI juga menyiagakan petugas untuk membersihkan material yang berceceran dan membantu pengendara saat melintas.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung, khususnya di perlintasan JPL 200 dan JPL 202,” kata Muhibbuddin.

Pengguna Jalan Diimbau Berhati-hati

Ia meminta pengendara meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan, karena area pekerjaan masih menyisakan material dan aktivitas pekerja yang cukup padat.

“Kami mengimbau pengguna jalan lebih berhati-hati, apalagi saat cuaca buruk, dan tetap disiplin saat melintasi perlintasan sebidang dengan mendahulukan perjalanan kereta,” ucapnya.

Pekerjaan Berjalan Sepanjang Tahun

Selama Januari hingga November 2025, KAI Daop 3 telah melakukan perbaikan geometri di jalur hulu dan hilir sepanjang 2.453 meter persegi. Total terdapat 166 titik perbaikan di 82 lokasi perlintasan sebidang.

KAI memastikan pemeliharaan akan terus dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan perjalanan kereta dan kelancaran lalu lintas di wilayah Daop 3 Cirebon.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan KPK sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
Jangan Iseng Lempar Kereta Api, KAI Daop 3 Cirebon Tegaskan Ada Konsekuensi Hukum
Oknum Mengaku TNI Hadang Jurnalis Saat Liputan SHU Tebu PG Rajawali II Cirebon
Mediasi Warga Panjunan dan Pelindo Berujung Kesepakatan, Aksi Lanjutan Dibatalkan
Aktivitas Stockpile Batubara dan Cangkang Sawit di Pelabuhan Cirebon Diprotes Warga
Waspada Vape Narkotika, BNN Bongkar Jaringan Internasional di Jakarta
Banjir Kiriman dan Hujan Deras, Cirebon Kembali Dikepung Banjir
Pelaporan SPT via Coretax Melonjak di Awal 2026, Tembus 8.160
Mata Sepet di Jalanan, Keluhan Sehari-hari Pengemudi Ojol
Warga Tewas Ditemukan di Parit Jalan Yos Sudarso, Kondisi Trotoar dan Penerangan Jadi Sorotan
Awal Tahun 2026, Personel Polres Cirebon Kota Terima Kenaikan Pangkat
Danantara Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Pastikan Listrik Tersambung ke Hunian dan Fasum