Pascapelantikan, DPRD Kota Cirebon Segera Bahas RAPBD-P dan Pembentukan AKD

Selasa, 24 Sep 2024 17:58
    Bagikan  
Pascapelantikan, DPRD Kota Cirebon Segera Bahas RAPBD-P dan Pembentukan AKD
Ringkas Media

Pimpinan DPRD Kota Cirebon Definitif Dilantik : Ketua DPRD, Andrie Sulistio (tengah) didampingi oleh Harry Saputra Gani (kiri) dan Fitrah Malik (kanan) sebagai Wakil Ketua.

RINGKASNEWS.ID - Para pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon periode 2024-2029 resmi mulai menjalankan tugas setelah dilantik dalam rapat paripurna pada Selasa, 24 September 2024. 

Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Cirebon, disaksikan oleh Penjabat (Pj) Walikota, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, serta anggota DPRD dan tamu undangan lainnya.

Setelah pelantikan, Andrie Sulistio, SE, yang menjabat sebagai Ketua DPRD, bersama dengan Wakil Ketua DPRD Harry Saputra Gani, SH, dan Fitrah Malik, SH, siap menjalankan tugas. Salah satu prioritas mereka adalah memandu penyusunan Tata Tertib DPRD dan pembentukan alat kelengkapan DPRD (AKD).

Andrie Sulistio menyatakan, setelah pembentukan AKD, DPRD akan segera menerima berbagai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dari pihak eksekutif, termasuk Raperda tentang RAPBD-P. Badan Anggaran (Banggar).

"DPRD akan memprioritaskan pembahasan RAPBD-P 2024, yang dianggap mendesak," ungkap Andrie.

Andrie juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD, Sekretariat, serta Pj Walikota Cirebon beserta jajarannya atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin sehingga pimpinan DPRD definitif bisa terbentuk.

"Kami berharap sinergi yang baik antara Pemerintah Kota, Forkopimda, dan DPRD dapat terus terjaga demi terciptanya kondisi pemerintahan dan kewilayahan yang kondusif," ujarnya.

Sementara itu, Pj Walikota Cirebon, Agus Mulyadi mengucapkan selamat kepada pimpinan DPRD yang baru dilantik. Ia berharap lembaga DPRD dapat segera berfungsi secara penuh. 

Agus juga mengungkapkan, pada Rabu, 25 September 2024, pemerintah kota akan mengajukan Raperda APBD-P serta Raperda RPJPD 2025-2045 yang telah dievaluasi oleh Gubernur. 

"Diharapkan pembahasan kedua Raperda tersebut dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan," cetus Pj Walikota.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi