HUT Stasiun Cirebon, Daop 3 Lakukan Napak Tilas Jalur KA

Senin, 10 Jun 2024 17:15
    Bagikan  
HUT Stasiun Cirebon, Daop 3 Lakukan Napak Tilas Jalur KA
Ist

Daop 3 Cirebon Gelar Napak Tilas Jalur KA

RINGKASNEWS.ID - Dalam rangka HUT ke-112 Stasiun Cirebon, KAI Daop 3 Cirebon bersama IRPS dan Cirebon History menggelar Napak Tilas Jalur Kereta Api (KA) dari Stasiun Cirebon hingga Jalan Pilang Kota Cirebon.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul menyampaikan, Jalur tersebut merupakan jalur KA Non Aktif Cirebon-Kadipaten. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pecinta sejarah dari komunitas Cirebon History.

"Dan juga diikuti oleh Indonesian Railways Preservation Society (IRPS), tujuannya agar generasi muda lebih mengenal lagi sejarah panjang perkeretaapian di Cirebon," kata Rokhmad, Senin (10/6/2024).

Selain itu, pihaknya juga menyapa para penumpang yang sedang menunggu keberangkatan KA di Stasiun Cirebon dan memberikan souvenir bagi pengguna Aplikasi Access by KAI.

Kegiatan selanjutnya, Daop 3 Cirebon bersama Cirebon History dan IRPS melakukan sosialisasi keselamatan di Perlintasan Sebidang (JPL 200) di Jalan Slamet Riyadi Krucuk, Kota Cirebon. 

"Dengan tagline "BERTEMAN" (Berhenti, Tengok Kanan-Kiri, Aman, Jalan) diharapkan menjadi perhatian, karena arus lalu lintas kendaraan lebih padat dan kecepatan kereta api 120 km/jam," ujar Rokhmad.

Seperti diketahui, Stasiun Cirebon di desain oleh arsitek Belanda bernama Pieter Adriaan Jacobus Moojen yang diresmikan pada 3 Juni 1912 bersamaan dengan dibukanya lintas milik SS Cikampek-Cirebon sejauh 137 kilometer. 

Kemudian Stasiun Cirebon ditetapkan sebagai bangunan stasiun cagar budaya berdasarkan SK Menbudpar No:PM. 58/PW.007/MKP/2010. 

Posisi stasiun Daop 3 Cirebon termasuk strategis karena berada tidak jauh dari persimpangan dua jalur yaitu menuju Purwokerto-Kroya dan jalur utara ke arah Semarang. 

Sebagai stasiun besar, semua kereta api kelas komersial (bisnis-eksekutif) berhenti di stasiun ini. Stasiun Cirebon merupakan tipe stasiun satu muka, dimana posisi emplasemen sejajar dengan bangunan stasiun.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental