KPU Kota Cirebon Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak dan Berlebih Jelang Pilkada 2024

Selasa, 26 Nov 2024 16:08
    Bagikan  
KPU Kota Cirebon Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak dan Berlebih Jelang Pilkada 2024
Ist

Jelang Pencoblosan, KPU Kota Cirebon Musnahkan Ribuan Lembar Surat Suara, Selasa (26/11).

RINGKASNEWS.ID - Demi memastikan Pilkada 2024 berjalan dengan jujur dan transparan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon memusnahkan ribuan surat suara yang rusak dan berlebih, Selasa (25/11/2024). 

Proses pemusnahan dilakukan di Gudang Logistik Jalan Pronggol Kecamatan Lemahwungkuk yang disaksikan berbagai pihak, termasuk perwakilan Forkopimda dan perangkat daerah terkait.

Ketua KPU Kota Cirebon, Mardeko, menegaskan langkah ini sesuai aturan untuk mencegah penyalahgunaan surat suara.

"Kami memusnahkan surat suara yang rusak dan kelebihan agar tidak disalahgunakan. Ini juga menunjukkan komitmen kami terhadap pemilu yang bersih," jelasnya.

Adapun surat suara yang dimusnahkan meliputi 1.721 lembar untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta 130 lembar untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Surat suara tersebut terdiri dari yang rusak dan kelebihan cetak.

Mardeko menambahkan bahwa seluruh tahapan Pilkada telah siap, termasuk logistik dan petugas TPS. 

“Alhamdulillah, semua persiapan teknis untuk hari pemungutan suara sudah 100 persen,” ungkapnya.

Pj Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman, yang hadir dalam kegiatan ini, turut memberikan apresiasi. Ia menyebut pemusnahan ini sebagai bagian penting dari upaya menjaga kredibilitas Pilkada. 

"Langkah ini menunjukkan keseriusan kita semua untuk memastikan Pilkada berjalan adil dan akuntabel. Semoga bisa berjalan dengan lancar tanpa perlu adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU)," harapnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pungutan Cetak Kartu BPJS di Galagamba, Puskesos: Ada Mekanisme Sanksi
Eks Kasatpol PP Edi Siswoyo Resmi Jabat Pj Sekda Kota Cirebon
Pelatih Voli di Cirebon Ditetapkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak
Eks Pegawai Pos Mundu Cirebon Jadi Buron Kasus PKH, Akhirnya Diciduk di Lampung
Kerap Beraksi di Cirebon hingga Brebes, Spesialis Curanmor Ini Akhirnya Tertangkap
Hari Kartini, KAI Cirebon Ajak Penumpang Berani Lawan Pelecehan dan Tertib di Perlintasan
Tak Dibeliin Motor, Remaja di Cirebon Ngambek Lalu Panjat Tower
KAI Cirebon Tutup Dua Perlintasan Ilegal, Ini Lokasinya
Oknum Ketua Puskesos Galagamba Diduga Pungli Cetak Kartu BPJS
Dugaan Kekerasan Seksual Siswi SMA di Dukupuntang Cirebon, Keluarga Minta Polisi Segera Proses Kasus
KLB Campak di Kota Cirebon, DPRD Desak Respons Cepat Pemerintah
Sejumlah Pejabat Lapas Narkotika Cirebon Berganti, Ini Tujuannya
Berulang Kali Ditertibkan, Parkir Liar di Kota Cirebon Masih Saja Membandel
Bukan Sekadar Tradisi, Halalbihalal Urang Sumedang di Cirebon Jadi Penguat Kebersamaan
Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Beban Masyarakat Kembali Bertambah
Warga Masih Kerap Beraktivitas di Rel, KAI Ingatkan Soal Keselamatan
Warga Suranenggala Cirebon Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Tepi Laut
Tak Ada Ampun, Pelanggaran HP dan Narkoba di Lapas Cirebon Diancam Sanksi Pidana
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Terseret Kasus Tambang Nikel
Triwulan I 2026, Penumpang Kereta di Cirebon Tembus 1 Juta
RINGKAS RADIO NET