43 Ribu Pengunjung Hadiri CMSE 2024, Pecahkan Rekor Tahun Lalu

Senin, 11 Nov 2024 11:37
    Bagikan  
43 Ribu Pengunjung Hadiri CMSE 2024, Pecahkan Rekor Tahun Lalu
Ist

Sukses Tarik 43 Ribu Pengunjung, CMSE 2024 Jadi Wadah Edukasi Pasar Modal.

RINGKASNEWS.ID - Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2024 yang digelar selama tiga hari dari 7 hingga 9 November 2024 di Lobby dan Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) sukses menarik perhatian 43.008 pengunjung. 

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi masyarakat terhadap pasar modal Indonesia dengan mengusung tema "Aku Investor Saham." 

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik mengungkapkan, jumlah pendaftar CMSE 2024 mengalami lonjakan signifikan sebesar 44,82%, dari 8.444 di tahun 2023 menjadi 12.229 peserta. 

Selain itu, jumlah pengunjung acara melonjak 146,52% dibandingkan dengan CMSE 2023, menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap pasar modal. 

"Jumlah pengunjung mencapai 43.008 orang, terdiri dari 7.716 orang yang hadir langsung dan 35.292 lainnya mengikuti acara secara daring melalui kanal YouTube Indonesia Stock Exchange," ujar Jeffrey dalam siaran persnya pada Minggu (10/11). 

Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi erat antara BEI dengan berbagai pemangku kepentingan di industri pasar modal. 

"Pada CMSE 2024, terdapat 86 booth dari 94 exhibitor, melampaui jumlah booth tahun lalu yang hanya 65 booth dari 83 exhibitor," ucapnya. 

Pameran ini dihadiri oleh berbagai pihak seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organization (SRO), perusahaan sekuritas, manajer investasi, UMKM, serta perwakilan dari DJPPR Kementerian Keuangan RI. 

Selain pameran, CMSE 2024 juga menawarkan sembilan seminar dan workshop yang diisi oleh 34 tokoh inspiratif dan pakar di bidang pasar modal. 

"Berbagai kegiatan ini disambut antusias oleh para pengunjung yang ingin mendalami pengetahuan tentang investasi," tutur Jeffrey. 

Sebelum acara puncak, CMSE 2024 didahului oleh rangkaian "Road to CMSE 2024" yang berlangsung dari Agustus hingga Oktober 2024. 

"Rangkaian kegiatan ini berhasil menggaet 221.509 peserta dan melibatkan 119 perguruan tinggi, institusi, serta komunitas dari berbagai daerah," ujarnya. 

Jeffrey berharap penyelenggaraan CMSE 2024 ini dapat memperkuat inklusi pasar modal di Indonesia serta meningkatkan minat masyarakat untuk menjadi bagian dari dunia investasi. 

"Dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan, kami berharap acara ini dapat menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk meraih kemandirian finansial melalui pasar modal," tutupnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor
Prestasi Akademik 19 Anak Pegawai Lapas Narkotika Cirebon Dapat Apresiasi
Sampah yang Menumpuk di Jalur Cirebon-Bandung Akhirnya Dibersihkan, CCTV hingga Denda Disiapkan
Cheng Ho Cup 2026 Bawa Tim Tiga Negara ke Cirebon, Sport Tourism Ikut Bergerak
KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon