Lonjakan Aduan Publik Jadi Dasar Evaluasi, Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai

Sabtu, 29 Nov 2025 07:16
    Bagikan  
Lonjakan Aduan Publik Jadi Dasar Evaluasi, Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai
Ist

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan rencana pembenahan menyeluruh Bea Cukai.

RINGKASNEWS.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa lonjakan aduan masyarakat menjadi salah satu dasar pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Pesan itu ia sampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Kamis (27/11/2025). Purbaya menyebut telah meminta restu Presiden Prabowo Subianto untuk memulai pembenahan besar di lembaga yang mengurusi arus barang ekspor-impor tersebut.

"Pemerintah memberi waktu satu tahun bagi Bea Cukai untuk menunjukkan perbaikan signifikan," tegas Purbaya.

Jika tidak ada perubahan berarti, Purbaya membuka opsi ekstrem berupa pembekuan lembaga, sebagaimana pernah dilakukan pada era Presiden Soeharto pada 1985, ketika pengawasan barang sempat dialihkan kepada perusahaan asal Swiss, Suisse Generale Surveillance (SGS).

“Kalau tidak berubah, bisa saja kembali ke model SGS seperti dulu. Orang Bea Cukai tahu ancaman ini nyata,” ujar Purbaya.

Pengawasan Diperkuat dengan Teknologi AI

Purbaya mengatakan sebagian pegawai Bea Cukai mulai menunjukkan komitmen untuk berbenah. Pemerintah juga memperkuat sistem pengawasan dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) di sejumlah titik strategis untuk mendeteksi praktik manipulatif seperti underinvoicing.

Ia optimistis, jika momentum reformasi terus dijaga, Bea Cukai dapat kembali menjalankan fungsi pengawasan secara profesional pada 2026.

“Kalau gagal, ya kita rombak. Enam belas ribu pegawai bisa dirumahkan. Tapi saya percaya mereka punya kapasitas untuk berubah,” ucapnya.

15.933 Pesan Masuk ke ‘Lapor Pak Purbaya’

Tingginya tekanan publik menjadi salah satu pemicu utama pembenahan. Hingga saat ini, kanal Lapor Pak Purbaya menerima 15.933 pesan WhatsApp.

Dari jumlah itu, 2.459 berisi ucapan selamat, sementara 13.285 lainnya merupakan aduan yang tengah diverifikasi. “Ini ada 10 aduan yang sudah siap dikerjakan,” kata Purbaya.

Ia memastikan setiap aduan akan menjadi bahan evaluasi dan mendorong perubahan di lingkungan Bea Cukai.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Terseret Kasus Tambang Nikel
Triwulan I 2026, Penumpang Kereta di Cirebon Tembus 1 Juta
Isu Anak Terjatuh dari Lantai 3 di Mal Cirebon Dibantah Polisi
OJK Longgarkan Aturan SLIK untuk Percepat Program 3 Juta Rumah
Kejari Kota Cirebon Tetapkan Tiga Pimpinan BPR sebagai Tersangka
KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial
Jembatan Rel Kuno Dibongkar, DPRD Kota Cirebon Soroti Prosedur dan Nilai Sejarah
Transisi Energi Dinilai Belum Adil, Warga di Tiga Daerah Soroti Minimnya Keterlibatan
Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
Resmob Polres Cirebon Kota Bekuk Penculik Anak di Toko Milik Pelaku
Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki
KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok
DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ
Kereta Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan KA Dialihkan dan Dibatalkan
Truk Tangki Air Oleng di Jalan Sudirman Kota Cirebon, Satu Tewas dan Tujuh Luka
Sekolah Lima Hari di SD Kota Cirebon Dimulai, DPRD Wanti-wanti Kesiapan
Fadli Zon Tinjau Gedung Kesenian di Cirebon, Siap Didorong Jadi Pusat Budaya
Kecelakaan di Flyover Pegambiran, Dua Pemudik Asal Tegal Meninggal Dunia
Intel Kodim 0614 Cirebon Ringkus Pengedar Sinte di Drajat Usai Aksi Kejar-kejaran
RINGKAS RADIO NET