Durian Indonesia Tunjukkan Potensi Besar di Industri Global

Selasa, 18 Nov 2025 13:09
    Bagikan  
Durian Indonesia Tunjukkan Potensi Besar di Industri Global
Ist

Ekspor Durian Beku Indonesia Kian Menguat setelah Kesepakatan dengan Tiongkok.

RINGKASNEWS.ID - Durian Indonesia mulai mendapat perhatian lebih di pasar internasional seiring meningkatnya permintaan dan terbukanya akses ekspor ke Tiongkok.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (Apdurin), Aditya Pradewo, mengatakan delapan perusahaan telah lolos verifikasi untuk mengekspor durian beku ke Tiongkok.

Hal itu menyusul penandatanganan protokol ekspor antara Indonesia dan General Administration of Customs of China (GACC) pada 25 Mei 2025.

“Protokol ini membuka peluang besar bagi durian Indonesia masuk ke pasar global,” kata Aditya dalam keterangan tertulis di Palu, Senin (17/11).

Peluang tersebut juga terlihat dalam forum inovasi dan pengembangan durian yang digelar bersamaan dengan China International Import Expo (CIIE) di Shanghai pada 10 November 2025. Dalam forum itu, minat terhadap produk durian Indonesia disebut cukup tinggi.

Menurut Aditya, pembukaan pasar ini merupakan hasil kerja bersama berbagai lembaga, termasuk Kementerian Pertanian, Badan Karantina Indonesia, hingga perwakilan RI di Tiongkok.

BPS mencatat produksi durian nasional pada 2024 mencapai 1,96 juta ton, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Sentra produksi berada di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

BRIN juga mencatat Indonesia memiliki 21 dari 27 spesies durian dunia, menunjukkan keragaman yang menjadi keunggulan.

Dengan kapasitas produksi dan variasi jenis yang kuat, Indonesia dinilai mampu menjadi pemasok durian untuk pasar premium di Asia. Pada 2024, Indonesia telah mengirim 600 ton durian beku ke Thailand dan Hong Kong.

Konsul Jenderal RI di Shanghai, Berlianto Situngkir, mengatakan permintaan durian di Tiongkok terus naik. Pemerintah kini menargetkan pembukaan akses untuk ekspor durian segar, seiring modernisasi pertanian dan peningkatan standar karantina.

Dalam kesempatan lain, Sekretaris Jenderal Asosiasi Durian Internasional, Liu Feng, menyebut perkembangan durian Indonesia sebagai fase baru bagi industri global. Ia menyatakan dukungan melalui transfer teknologi dan penguatan standar mutu.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Suranenggala Cirebon Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Tepi Laut
Tak Ada Ampun, Pelanggaran HP dan Narkoba di Lapas Cirebon Diancam Sanksi Pidana
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Terseret Kasus Tambang Nikel
Triwulan I 2026, Penumpang Kereta di Cirebon Tembus 1 Juta
Isu Anak Terjatuh dari Lantai 3 di Mal Cirebon Dibantah Polisi
OJK Longgarkan Aturan SLIK untuk Percepat Program 3 Juta Rumah
Kejari Kota Cirebon Tetapkan Tiga Pimpinan BPR sebagai Tersangka
KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial
Jembatan Rel Kuno Dibongkar, DPRD Kota Cirebon Soroti Prosedur dan Nilai Sejarah
Transisi Energi Dinilai Belum Adil, Warga di Tiga Daerah Soroti Minimnya Keterlibatan
Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
Resmob Polres Cirebon Kota Bekuk Penculik Anak di Toko Milik Pelaku
Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki
KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok
DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ
Kereta Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan KA Dialihkan dan Dibatalkan
Truk Tangki Air Oleng di Jalan Sudirman Kota Cirebon, Satu Tewas dan Tujuh Luka
Sekolah Lima Hari di SD Kota Cirebon Dimulai, DPRD Wanti-wanti Kesiapan
Fadli Zon Tinjau Gedung Kesenian di Cirebon, Siap Didorong Jadi Pusat Budaya
RINGKAS RADIO NET