Lewat Sosialisasi di Madiun, Pemerintah Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang untuk Anak

Kamis, 16 Oct 2025 07:39
    Bagikan  
Lewat Sosialisasi di Madiun, Pemerintah Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang untuk Anak
Ist

Para peserta dan narasumber berfoto bersama usai kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Hotel Merdeka, Madiun, Senin (13/10/2025). Acara ini dihadiri anggota DPR RI, perwakilan Badan Gizi Nasional, serta tokoh masyarakat s

RINGKASNEWS.ID - Upaya pemerintah mendorong generasi sehat dan bebas stunting terus digencarkan. Melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) kembali melakukan sosialisasi di Kota Madiun, Jawa Timur, Senin (13/10).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Merdeka ini dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani, Anggota Komisi XII DPR RI Dapil Jawa Timur VIII Meitri Citra Wardani, serta Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Mochamad Halim.

Sosialisasi ini bertujuan memberi edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya asupan gizi seimbang untuk anak-anak.

Dalam sambutannya, Netty Prasetiyani menekankan pentingnya pencegahan stunting sejak dini, terutama pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Menurutnya, fase ini menentukan kualitas tumbuh kembang anak di masa depan.

“Jika kebutuhan gizi di masa itu tidak terpenuhi, dampaknya bisa permanen. Karena itu, pencegahan harus dilakukan bersama-sama dan berkesinambungan,” ujar Netty.

Ia menilai Program MBG menjadi langkah nyata untuk memperkuat ketahanan gizi nasional sekaligus memberdayakan pelaku ekonomi lokal.

“Kunci pencegahan stunting adalah kolaborasi. Semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat, perlu bergerak bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Meitri Citra Wardani menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program pemberian makanan, melainkan strategi nasional memperbaiki kualitas gizi dan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini juga berdampak positif bagi perekonomian daerah karena melibatkan UMKM, petani, dan koperasi lokal,” katanya.

Deputi BGN Mochamad Halim menambahkan, pelaksanaan MBG dilakukan dengan memperhatikan standar gizi dan keamanan pangan yang ketat.

Ia menilai program ini tidak hanya menyehatkan anak-anak, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru di sektor pangan.

“MBG bukan hanya memberi makan, tetapi memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan siap bersaing di masa depan,” ujarnya.

Pemerintah berharap partisipasi aktif masyarakat—terutama dari sekolah, tenaga kesehatan, dan tokoh lokal—dapat memperkuat pengawasan pangan dan memastikan keberlanjutan program.

Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan lahir generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif menuju visi Indonesia Emas 2045. (Adv)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KLB Campak di Ciwaringin, Puskesmas Siapkan Imunisasi Serentak untuk 2.400 Balita
Pengguna Jalan di Jatibarang Segera Nikmati Underpass yang Lebih Nyaman
Motor Curian Terlacak GPS di Cirebon, Curanmor Asal Indramayu Dibekuk Polisi
OJK Cirebon Catat Kinerja Positif Sektor Jasa Keuangan di Ciayumajakuning
KAI Daop 3 Cirebon Buka Layanan Refund Penuh bagi Penumpang Terdampak Insiden Bekasi Timur
Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah, 15 Meninggal dan 76 Terluka
Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah KA di Wilayah Cirebon Terlambat dan Dibatalkan
Di Balik Penghargaan untuk OJK Cirebon, Ada Upaya Mendorong Masyarakat Melek Keuangan
Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Cirebon Salurkan Gerobak Usaha untuk Warga
Saat Gali Saluran Air, Warga Lemahwungkuk Temukan Benda Diduga Granat
Jelang Tayang 30 April, Cast Film Ikatan Darah Berbagi Cerita di Cirebon
Trotoar Merah-Putih Mulai Percantik Sejumlah Jalan Provinsi di Cirebon
Santika Cirebon–Kuningan Suguhkan Menu Baru dan Paket Work From Hotel
Pungutan Cetak Kartu BPJS di Galagamba, Puskesos: Ada Mekanisme Sanksi
Eks Kasatpol PP Edi Siswoyo Resmi Jabat Pj Sekda Kota Cirebon
Pelatih Voli di Cirebon Ditetapkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak
Eks Pegawai Pos Mundu Cirebon Jadi Buron Kasus PKH, Akhirnya Diciduk di Lampung
Kerap Beraksi di Cirebon hingga Brebes, Spesialis Curanmor Ini Akhirnya Tertangkap
Hari Kartini, KAI Cirebon Ajak Penumpang Berani Lawan Pelecehan dan Tertib di Perlintasan
Tak Dibeliin Motor, Remaja di Cirebon Ngambek Lalu Panjat Tower