Keluarga Terpidana Kasus Vina Mengaku Dipersulit Polisi untuk Temui Anak di Tahanan

Senin, 12 Aug 2024 12:03
    Bagikan  
Keluarga Terpidana Kasus Vina Mengaku Dipersulit Polisi untuk Temui Anak di Tahanan
Ist

Keluarga Terpidana Kasus Vina dan Kuasa Hukum Pegi Setiawan, Toni RM Minta Keadilan, Kapolri Segera Turun Tangan.

RINGKASNEWS.ID - Keluarga Sudirman, salah satu terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, tengah menghadapi kesulitan untuk bertemu dengan anaknya yang saat ini sedang menjalani masa hukuman. 

Dugaan adanya intervensi dari oknum penyidik Polda Jawa Barat menjadi sorotan utama dalam kasus ini.

Menurut kuasa hukum Pegi Setiawan, Toni RM, pihak keluarga harus meminta izin khusus kepada Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat hanya untuk bisa mengunjungi Sudirman di tempat tahanan. 

"Bahkan, saat izin telah diberikan, kakak Sudirman tidak diizinkan untuk bertemu dengannya. Ini sangat janggal dan melanggar hukum," tegas Toni, Minggu (11/8/2024).

Ia menilai, tindakan penyidik yang terus menguasai Sudirman meski statusnya sudah menjadi terpidana merupakan pelanggaran serius.

Toni juga mempertanyakan peran kuasa hukum yang ditunjuk oleh Polda Jawa Barat untuk mendampingi Sudirman. 

Ia menduga ada upaya dari pihak kepolisian untuk menghambat pengungkapan fakta-fakta baru dalam kasus ini.

"Kami meminta Kapolri untuk turun tangan dan mengusut tuntas dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum penyidik Polda Jawa Barat," pungkas Toni.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika
Komisi III DPRD Kota Cirebon Nilai Perlindungan Data Kesehatan Masih Lemah
Tamu Hotel di Kota Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Polisi Ungkap Kronologi Awal
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati dalam OTT Sehari
Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan