Program MGB di Kota Cirebon Dimulai 13 Januari 2025

Jumat, 10 Jan 2025 20:53
    Bagikan  
Program MGB di Kota Cirebon Dimulai 13 Januari 2025
Ist

5.700 Warga Kota Cirebon Jadi Penerima Manfaat Program Makan Bergizi.

RINGKASNEWS.ID - Kota Cirebon siap melaksanakan Program Makan Bergizi (MBG) mulai Senin, 13 Januari 2025. Program ini bertujuan untuk mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat, terutama generasi muda, dan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengatasi masalah gizi nasional.

Pj Wali Kota Cirebon, Agus Mulyadi, menjelaskan bahwa tahap awal program MBG akan berlangsung di dua lokasi utama: Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) unit dapur Jalan Karangjalak, Sunyaragi, dan Yayasan Miftahul Ulum di Jalan Sekar Kemuning.

“Harapan kami, program ini mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan balita yang membutuhkan asupan gizi seimbang,” ujar Agus saat memimpin rapat persiapan pada Jumat (10/1/2025).

Program ini ditargetkan menjangkau lebih dari 5.700 penerima manfaat di kedua lokasi. Untuk memastikan kualitas, menu makanan yang disiapkan akan memenuhi standar gizi seimbang dengan pengawasan dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon.

Yoga Adijaya, Kepala SPPG unit dapur Jalan Karangjalak Sunyaragi, menyebutkan bahwa di lokasi tersebut terdapat 15 kelompok penerima manfaat yang terdiri dari anak-anak usia PAUD hingga pelajar tingkat SMA/SMK, dengan total penerima sebanyak 2.877 orang.

Sementara itu, Yayasan Miftahul Ulum akan melayani 23 kelompok dengan total penerima sebanyak 2.872 orang.

“Makanan yang disediakan meliputi berbagai jenis makanan pokok, lauk hewani dan nabati, sayur, serta buah-buahan. Semua menu dirancang agar sesuai dengan kebutuhan gizi masing-masing kelompok penerima,” tambah Yoga.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi