Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik

Rabu, 8 Jul 2026 20:19
Suasana proses bongkar muat barang di kereta api logistik wilayah Daop 3 Cirebon. Dok.Daop 3

RINGKASNEWS.ID - Angkutan barang menggunakan kereta api di wilayah kerja PT KAI Daop 3 Cirebon semakin diminati pelaku usaha dan jasa logistik. Hal itu terlihat dari capaian volume angkutan barang yang mencapai 101.918 ton sepanjang Semester I atau periode Januari–Juni 2026.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan barang berbasis rel yang dinilai lebih efisien, aman, dan tepat waktu.

"Kereta api menjadi solusi logistik yang mampu mengangkut barang dalam jumlah besar secara aman, tepat waktu, dan lebih efisien. Selain meningkatkan daya saing logistik nasional, angkutan barang berbasis rel juga mendukung penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui pengurangan emisi karbon dan peralihan distribusi barang dari jalan raya ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan," kata Muhibbuddin.

Dari total angkutan barang tersebut, komoditas semen masih mendominasi dengan volume mencapai 93.840 ton. Sementara itu, angkutan parcel tercatat 1.928,5 ton, Barang Hantaran Potongan (BHP) 471,5 ton, serta angkutan barang pendukung prasarana perkeretaapian (KLB) 5.678 ton.

Menurut Muhibbuddin, tingginya penggunaan kereta api untuk distribusi barang menunjukkan moda transportasi berbasis rel semakin dipercaya dalam mendukung kebutuhan logistik. Selain mampu mengangkut muatan dalam jumlah besar, kereta api juga dinilai dapat menjaga kelancaran distribusi karena didukung ketersediaan sarana yang memadai.

Ia menambahkan, penggunaan kereta api untuk angkutan barang juga memberikan dampak positif terhadap lalu lintas jalan raya. Peralihan distribusi ke moda rel dapat membantu mengurangi potensi kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), menekan kemacetan, sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca.

"Pencapaian ini menjadi bukti bahwa layanan angkutan barang KAI semakin dipercaya oleh pelanggan. Ke depan kami akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat konektivitas logistik, serta menghadirkan layanan yang semakin andal dan kompetitif guna memenuhi kebutuhan distribusi barang di berbagai sektor," ujarnya.

KAI Daop 3 Cirebon juga membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha, industri, maupun penyedia jasa logistik yang membutuhkan layanan angkutan barang berbasis kereta api. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas penggunaan moda rel sekaligus mendukung terciptanya sistem logistik yang lebih efisien dan berkelanjutan.

"Semakin banyak distribusi barang beralih ke kereta api, semakin besar pula kontribusi terhadap terciptanya transportasi yang berkelanjutan," tutup Muhibbuddin.

Berita Terkini