KAI Daop 3 Cirebon Amankan Aset Negara Senilai Rp 26 Miliar

Kamis, 28 Nov 2024 10:25
    Bagikan  
KAI Daop 3 Cirebon Amankan Aset Negara Senilai Rp 26 Miliar
Ist

Melalui Penertiban, KAI Daop 3 Cirebon Maksimalkan Pengelolaan Tanah dan Bangunan.

RINGKASNEWS.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon berhasil menyelamatkan aset negara berupa tanah dan bangunan senilai Rp 26,3 miliar selama Januari hingga November 2024. Langkah ini dilakukan untuk menjaga dan mengoptimalkan kekayaan negara yang diamanahkan kepada KAI.

Vice President Daop 3 Cirebon, Mohamad Arie Fathurrochman, menjelaskan, KAI tidak hanya fokus pada layanan transportasi kereta api, tetapi juga aktif mengelola aset berupa tanah dan bangunan secara produktif. 

"Selain untuk keperluan operasional, aset ini juga dimanfaatkan melalui kerja sama komersial yang memberi manfaat bagi perusahaan dan negara," ujar Arie, Kamis (28/11).

Sejak 2022, KAI Daop 3 telah menertibkan ribuan meter persegi aset. Pada 2022, tercatat 25.358 m² lahan dengan nilai Rp 14,6 miliar berhasil ditertibkan, sementara pada 2023, luas lahan yang ditertibkan mencapai 17.665 m² dengan nilai Rp 5,9 miliar.

Arie menegaskan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kerja sama erat dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kejaksaan, TNI, dan Polri. 

"Kolaborasi ini penting untuk memastikan proses penertiban berjalan efektif," katanya.

Selain menertibkan aset, KAI juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan secara legal melalui perjanjian resmi. 

Hal ini, menurut Arie, bertujuan agar aset negara dapat dimanfaatkan secara produktif dan mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.

Dengan pengelolaan aset yang baik, KAI berharap dapat terus memberikan kontribusi positif, baik dalam bentuk pendapatan, pajak, maupun dividen kepada negara. 

"Kami berkomitmen menjaga aset negara yang diamanahkan kepada kami sekaligus memberikan manfaat lebih bagi masyarakat," tutup Arie.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor