OJK Cirebon Catat Kredit BPR Tembus Rp2,08 Triliun

Sabtu, 22 Nov 2025 16:02
    Bagikan  
OJK Cirebon Catat Kredit BPR Tembus Rp2,08 Triliun
Ringkas Media

OJK Cirebon saat memaparkan perkembangan kinerja sektor jasa keuangan, termasuk tren kredit BPR dan layanan konsumen, dalam kegiatan Bancakan di Situ Cipanten, Majalengka, Sabtu (22/11).

RINGKASNEWS.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon melaporkan kinerja positif sektor perbankan, terutama Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di wilayah Ciayumajakuning hingga memasuki akhir 2025. Penyaluran kredit BPR tercatat terus meningkat dan berada dalam tren stabil.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, mengatakan kredit yang disalurkan BPR hingga September 2025 mencapai Rp2,08 triliun. Angka itu tumbuh 0,80 persen secara tahunan dan 4,05 persen sejak awal tahun.

“Pertumbuhan kredit ini juga diikuti perbaikan kualitas, terlihat dari penurunan rasio kredit bermasalah (NPL) baik secara yoy maupun year to date,” kata Agus, Sabtu (22/11/2025).

Selain itu, aset BPR di Ciayumajakuning naik menjadi Rp2,7 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat menjadi Rp2,46 triliun.

Agus menyebut sejumlah indikator lain, seperti ROA, efisiensi biaya (BOPO), dan kecukupan modal (CAR), juga berada pada level yang sehat. CAR BPR tercatat terjaga di kisaran 19 persen.

Di luar sektor perbankan, OJK mencatat perkembangan beragam pada industri keuangan non-bank (IKNB). Beberapa Lembaga Keuangan Mikro (LKM) mengalami kontraksi.

Sementara, lembaga keuangan mikro syariah (LKMS) menunjukkan pertumbuhan. Pada periode yang sama, aset perusahaan pegadaian swasta meningkat 31,45 persen secara tahunan.

Aktivitas pasar modal di Ciayumajakuning turut menunjukkan kenaikan. Hingga Agustus 2025, jumlah investor mencapai 368.580 Single Investor Identification (SID), tumbuh 21,69 persen. Nilai transaksi saham mencapai Rp2,06 triliun, atau naik 68,31 persen dibanding tahun sebelumnya.

Dalam layanan konsumen, OJK Cirebon menerima 1.680 konsultasi dan pengaduan sepanjang Januari hingga 14 November 2025. Mayoritas merupakan konsultasi langsung, dengan pengaduan terbanyak berasal dari sektor fintech lending, perbankan, dan perusahaan pembiayaan.

Dari sisi edukasi, OJK telah menggelar 215 kegiatan literasi keuangan dengan total lebih dari 40 ribu peserta. OJK juga menyalurkan Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR) sebesar Rp12,73 miliar kepada 940 pelaku UMKM.

Agus menegaskan OJK Cirebon akan terus menjaga stabilitas sektor jasa keuangan melalui pengawasan dan penerapan tata kelola yang bersih.

“Kami juga menegakkan kebijakan larangan gratifikasi, termasuk penerimaan hampers atau parsel,” tandasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

KAI dan DJKA Tinjau Lintas Cirebon untuk Persiapan Angkutan Lebaran
Komisi IX DPR Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis di Gianyar
Pemkot Cirebon Pastikan Simpanan Nasabah BPR Aman di Bawah Penjaminan LPS
KAI Daop 3 Cirebon Buka Kantor Layanan Aset Terpadu di Pegadenbaru
Perumda BPR Bank Cirebon Ditutup, OJK Cabut Izin Usaha
DPRD Kota Cirebon Dorong Pelestarian Tokoh Sejarah Masuk Dokumen Pembangunan
Radio Ekraf 2026 Diluncurkan, Kemenekraf Fokus Benahi Ekosistem Penyiaran Daerah
Muh Haris Sebut MBG Tak Hanya Soal Gizi, tetapi Juga Penggerak Ekonomi Daerah
DJP dan Bareskrim Polri Perbarui Kerja Sama Penegakan Hukum Pajak
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Digelar di Desa Kertajaya, Cianjur
Banjir Belum Surut, Polres Cirebon Kota Salurkan Bantuan untuk Warga Villa Intan Klayan
BPBD Catat 234 Kejadian Bencana di Kabupaten Cirebon Sepanjang 2025
Sophi Zulfia: Hasil Rakornas Harus Diterapkan dalam Kebijakan Daerah
Kasus Dugaan Penggelapan PPN Rp583 Miliar, Tiga Perusahaan Baja di Tangerang Diperiksa DJP
AKSA Cafe Resmi Dibuka di Kota Cirebon, Usung Konsep Semi Open Space
Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Banyak, Ini Data Penjualan KAI Daop 3 Cirebon
Sambut Ramadhan, Hotel Santika Premiere Linggarjati Tawarkan Iftar Nusantara–Timur Tengah
Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Jebol, Perbaikan Ditargetkan Dua Hari
Pengurus SMSI Kota Cirebon 2026–2029 Dilantik, Tegaskan Komitmen Media Siber Profesional
Perda Pajak Kota Cirebon Dievaluasi Pemerintah Pusat, DPRD Soroti Dampaknya bagi UMKM