Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Jadikan Desa Ciawigajah Contoh Pengelolaan Sampah

Selasa, 23 Jun 2026 10:58
    Bagikan  
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Jadikan Desa Ciawigajah Contoh Pengelolaan Sampah
Ist

Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon melakukan kunjungan kerja ke Desa Ciawigajah untuk melihat pengelolaan sampah berbasis desa.

RINGKASNEWS.ID - Desa Ciawigajah, Kecamatan Beber, dinilai berhasil mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang memberi manfaat bagi masyarakat. Keberhasilan itu menarik perhatian Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon yang melakukan kunjungan kerja ke desa tersebut, Senin (22/6/2026).

Kunjungan itu tidak hanya membahas tata kelola pemerintahan desa, tetapi juga melihat langsung bagaimana pengelolaan sampah di tingkat desa dapat menjadi solusi untuk mengurangi persoalan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon, Rohayati, mengatakan pengelolaan sampah kini menjadi salah satu persoalan yang harus ditangani secara bersama. Menurut dia, penyelesaiannya tidak cukup hanya mengandalkan tempat pemrosesan akhir sampah (TPAS), tetapi juga membutuhkan peran aktif pemerintah desa dan masyarakat.

"Permasalahan sampah tidak dapat sepenuhnya diselesaikan di hilir. Desa harus menjadi bagian penting dalam penyelesaian persoalan ini melalui tata kelola yang baik, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan sistem pengelolaan berbasis potensi lokal," kata Rohayati.

Ia menilai apa yang dilakukan Desa Ciawigajah bisa menjadi referensi bagi desa-desa lain di Kabupaten Cirebon. Selain mampu mengelola sampah dari wilayahnya sendiri, sistem yang diterapkan juga mulai melayani desa sekitar sehingga manfaatnya semakin luas.

Menurut Rohayati, pengelolaan sampah berbasis desa memiliki dampak ganda. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sistem tersebut juga berpotensi meningkatkan nilai ekonomi apabila sampah dikelola melalui pendekatan ekonomi sirkular dan melibatkan masyarakat.

Karena itu, Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon akan terus mendorong penguatan tata kelola desa, termasuk mendukung pengembangan sistem pengelolaan sampah yang dapat diterapkan sesuai potensi masing-masing desa.

Melalui langkah tersebut, DPRD berharap semakin banyak desa yang mampu membangun sistem pengelolaan sampah secara mandiri sehingga beban TPAS berkurang, lingkungan tetap terjaga, dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal