Prabu Diaz Minta Penertiban PKL Sukalila Dilakukan Secara Humanis

Sabtu, 22 Nov 2025 06:36
    Bagikan  
Prabu Diaz Minta Penertiban PKL Sukalila Dilakukan Secara Humanis
Ist

Prabu Diaz bersama PKL Sukalila.

RINGKASNEWS.ID - — Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz, menegaskan meminta pemerintah Kota Cirebon bersikap lebih humanis dalam rencana penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Sukalila Selatan.

Penegasan itu ia sampaikan menyusul keluhan para pedagang figura yang berjualan di tepian Jalan Sukalila.

Prabu Diaz menyatakan mendukung upaya penataan kota, termasuk pembangunan di sekitar aliran Sungai Sukalila. Namun, ia mengingatkan agar langkah tersebut tidak mengabaikan aspek sosial, terutama yang berkaitan dengan keberlangsungan pendapatan pelaku UMKM.

“Pembangunan itu penting, tapi jangan sampai mengorbankan hajat hidup orang banyak. Pemerintah sedang membina UMKM, jangan justru menyingkirkan,” kata Diaz, Jumat (21/11/2025).

Ia menilai sejumlah langkah normalisasi sungai dan penertiban PKL akhir-akhir ini terkesan kurang mengedepankan dialog. Jika penertiban dilakukan tanpa komunikasi yang jelas, menurutnya hal itu dapat dipandang sebagai tindakan yang tidak berpihak pada masyarakat kecil.

“Saya mengimbau pemerintah daerah untuk mengedepankan dialog, jangan main gusur. Mereka juga warga yang punya hak mencari nafkah,” ujarnya.

Diaz menambahkan, pihaknya siap mendampingi para PKL apabila kebijakan yang diambil pemerintah dinilai tidak mempertimbangkan sisi kemanusiaan.

“Saya akan turun tangan kalau kebijakan dilakukan sewenang-wenang. Jangan hanya bermodal kata relokasi lalu bertindak semaunya. Apalagi relokasi pun biasanya tetap ada biaya yang harus ditanggung pedagang,” ucapnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Isu Anak Terjatuh dari Lantai 3 di Mal Cirebon Dibantah Polisi
OJK Longgarkan Aturan SLIK untuk Percepat Program 3 Juta Rumah
Kejari Kota Cirebon Tetapkan Tiga Pimpinan BPR sebagai Tersangka
KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial
Jembatan Rel Kuno Dibongkar, DPRD Kota Cirebon Soroti Prosedur dan Nilai Sejarah
Transisi Energi Dinilai Belum Adil, Warga di Tiga Daerah Soroti Minimnya Keterlibatan
Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
Resmob Polres Cirebon Kota Bekuk Penculik Anak di Toko Milik Pelaku
Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki
KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok
DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ
Kereta Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan KA Dialihkan dan Dibatalkan
Truk Tangki Air Oleng di Jalan Sudirman Kota Cirebon, Satu Tewas dan Tujuh Luka
Sekolah Lima Hari di SD Kota Cirebon Dimulai, DPRD Wanti-wanti Kesiapan
Fadli Zon Tinjau Gedung Kesenian di Cirebon, Siap Didorong Jadi Pusat Budaya
Kecelakaan di Flyover Pegambiran, Dua Pemudik Asal Tegal Meninggal Dunia
Intel Kodim 0614 Cirebon Ringkus Pengedar Sinte di Drajat Usai Aksi Kejar-kejaran
Pria Meninggal Dunia di Kamar Kos Kedawung, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Kekerasan
Kuasa Hukum Ono Surono Angkat Bicara Soal Penggeledahan KPK
RINGKAS RADIO NET