Program Makan Bergizi Gratis di Surabaya Dorong Peningkatan Gizi dan Cegah Stunting

Sabtu, 18 Oct 2025 19:27
    Bagikan  
Program Makan Bergizi Gratis di Surabaya Dorong Peningkatan Gizi dan Cegah Stunting
Ist

Peserta dan narasumber berfoto bersama usai kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Gedung Wanita, Surabaya.

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah bersama DPR RI terus menggencarkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah konkret menekan angka stunting dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kegiatan sosialisasi program tersebut digelar di Gedung Wanita Surabaya, Rabu (15/10), dengan tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia.” Acara ini dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani, Anggota Komisi V DPR RI Reni Astuti, serta perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Mochamad Halim.

Dalam pemaparannya, Netty Prasetiyani menekankan pentingnya pemenuhan gizi sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

“Jika kebutuhan gizi tidak terpenuhi dalam 1.000 HPK, dampaknya bersifat permanen. Anak berisiko mengalami stunting, gangguan kecerdasan, dan rendahnya produktivitas di masa depan,” ujar Netty.

Ia menambahkan, stunting merupakan persoalan multidimensi yang perlu diselesaikan melalui kerja sama lintas sektor. Dunia pendidikan, menurutnya, harus menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran gizi sejak dini.

“Kunci pencegahan stunting adalah kerja bersama. Dunia pendidikan harus aktif dalam edukasi gizi anak-anak kita,” tegasnya.

Netty juga menilai Program MBG sebagai bentuk nyata DPR dalam mengawal kebijakan gizi nasional melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

“Investasi terbaik bangsa bukan pada beton atau infrastruktur, melainkan pada gizi anak-anak Indonesia. Dengan memperhatikan 1.000 Hari Pertama Kehidupan, kita sedang menyiapkan generasi emas yang sehat dan berdaya saing,” tuturnya.

Sementara itu, Reni Astuti menilai Program MBG bukan sekadar kebijakan jangka pendek, melainkan langkah strategis membangun masa depan bangsa.

“Melalui MBG, anak-anak belajar disiplin gizi dan pola makan sehat sejak dini. Ini bukan hanya soal makanan, tapi juga pembentukan karakter dan kesehatan,” kata Reni.

Perwakilan BGN, Mochamad Halim, menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG mengacu pada empat standar utama, yaitu kecukupan kalori, gizi seimbang, keamanan pangan, dan penggunaan bahan pangan lokal.

“Program ini tidak sekadar memberi makan, tapi memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan program dilakukan secara digital melalui portal BGN untuk menjamin transparansi dan partisipasi publik.

Melalui kegiatan ini, para pemangku kepentingan di Surabaya sepakat bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi sehat, cerdas, dan mandiri menuju Indonesia Emas 2045.(Adv)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika
Komisi III DPRD Kota Cirebon Nilai Perlindungan Data Kesehatan Masih Lemah
Tamu Hotel di Kota Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Polisi Ungkap Kronologi Awal
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah