Herman Khaeron Gagas Festival Milm Kampung untuk Suarakan Hak Anak

Kamis, 22 May 2025 09:01
    Bagikan  
Herman Khaeron Gagas Festival Milm Kampung untuk Suarakan Hak Anak
Ist

Herman Khaeron (kiri) bersama budayawan Madyn Tyasawan jelang persiapan Festival Milm Kampung 2025 Kota Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - Kota Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat lewat penyelenggaraan Festival Milm Kampung 2025. 

Mengusung tema "Kampung Bocahe Kita", festival ini mengajak warga dari setiap RW di Kota Cirebon untuk bercerita tentang kampungnya melalui film pendek.

Tak sekadar ajang kreativitas, festival ini dirancang sebagai ruang aman dan inklusif bagi anak-anak. Tujuannya yakni menjadikan kampung sebagai tempat tumbuh yang layak, bebas dari kekerasan dan diskriminasi, serta menghargai suara anak-anak.

"Setiap kampung memiliki tantangan dan potensi yang berbeda. Maka, pembangunan kampung ramah anak harus disesuaikan dengan kebutuhan mereka, dan dilakukan secara serius dan berkelanjutan," kata Herman Khaeron, Anggota DPR RI sekaligus penggagas festival, Rabu (21/5).

Sebanyak 249 RW di Cirebon diundang untuk membuat film dokudrama berdurasi 10–15 menit. Tema yang diangkat mencakup potensi kampung ramah anak di berbagai aspek—dari sosial, budaya, dan sejarah, hingga ekonomi dan teknologi.

Madyn Tyasawan, budayawan sekaligus juri festival, menilai bahwa film bisa menjadi cara efektif bagi masyarakat untuk memperkenalkan jati diri kampungnya sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap tumbuh kembang anak.

"Festival ini juga sejalan dengan program Cirebon Smart City, yang mendorong pemanfaatan teknologi informasi untuk memperkuat identitas lokal dan potensi wisata kampung," ujarnya.

Ajang ini akan memperebutkan Piala Herman Khaeron dalam berbagai kategori, seperti juara umum, sutradara terbaik, sinematografi, skenario, hingga aktor dan aktris terbaik.

Pendaftaran peserta dibuka mulai 3 Januari hingga 3 Februari 2025, dilanjutkan dengan proses kurasi pada 4 Februari. Karya dapat diserahkan hingga 6 Juni, dan malam puncak penghargaan akan digelar pada 14 Juni 2025 di halaman Vihara Dewi Welas Asih, Cirebon.

Selain Madyn Tyasawan, jajaran dewan juri melibatkan sejumlah nama dari dunia seni dan perfilman, seperti Anto Malaya, Away Enawar, Malhamang Zam-Zam, dan Eki NF, sutradara serial “Adit Sopo Jarwo”.

Lewat festival ini, Kota Cirebon berharap dapat membangun lingkungan kampung yang lebih peduli, lebih ramah anak, sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan budaya yang telah mengakar.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor
Prestasi Akademik 19 Anak Pegawai Lapas Narkotika Cirebon Dapat Apresiasi
Sampah yang Menumpuk di Jalur Cirebon-Bandung Akhirnya Dibersihkan, CCTV hingga Denda Disiapkan
Cheng Ho Cup 2026 Bawa Tim Tiga Negara ke Cirebon, Sport Tourism Ikut Bergerak
KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon