Bima Arya Pastikan Pelayanan Publik DPRD Kabupaten Cirebon Tetap Jalan Usai Perusakan

Rabu, 3 Sep 2025 18:39
    Bagikan  
Bima Arya Pastikan Pelayanan Publik DPRD Kabupaten Cirebon Tetap Jalan Usai Perusakan
Ist

Wamendagri Bima Arya bersama jajaran Forkopimda saat meninjau kondisi Kantor DPRD Kabupaten Cirebon yang rusak akibat kericuhan.

RINGKASNEWS.ID - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya meninjau Kantor DPRD Kabupaten Cirebon pada Rabu (3/9/2025), pasca-kerusuhan yang menyebabkan gedung wakil rakyat itu rusak dan sebagian hangus terbakar.

Bima memastikan pelayanan publik dan roda pemerintahan tetap berjalan meski kantor DPRD mengalami kerusakan cukup parah.

“Kami mengecek langsung. Yang paling penting, pelayanan publik harus tetap berjalan. Proses pemerintahan tidak boleh terhenti,” kata Bima setelah peninjauan.

Menurut Bima, koordinasi antara Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon sudah berjalan baik sehingga penanganan pasca-kerusuhan bisa lebih cepat dan tidak meluas.

Meski begitu, ia mengingatkan agar Pemkab Cirebon mengelola anggaran secara bijak, terutama untuk perbaikan gedung yang rusak.

“Skala prioritas harus jelas. Tunda kegiatan seremonial, batalkan agenda yang tidak penting, dan jangan sampai ada langkah yang memicu gejolak baru,” ujarnya.

Bupati Cirebon, Imron memastikan perbaikan gedung DPRD akan dilakukan dengan efisiensi anggaran tanpa mengganggu program prioritas masyarakat.

“Pembangunan jalan dan pelayanan dasar tetap jalan. Kami terbuka terhadap masukan masyarakat, tapi jangan sampai mengganggu pelayanan publik,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, menegaskan bahwa aktivitas legislatif tidak berhenti meski gedung DPRD rusak.

Menurutnya, anggota dewan tetap bekerja, menggelar rapat, dan melaksanakan sidang di ruang yang masih bisa dipakai.

“Kami sepakat tidak ada libur. Walaupun kantor rusak, DPRD tetap bekerja. Perjalanan dinas keluar daerah juga kami hentikan sementara. Anggota dewan lebih baik turun langsung ke masyarakat,” kata Sophi.

Hingga kini, DPRD masih mendata nilai kerugian dan rincian kerusakan akibat kerusuhan pada Sabtu (30/8/2025). Pembersihan puing dan penataan ruangan sudah mulai dilakukan agar pelayanan tetap berjalan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Cirebon Isi Hari Buruh dengan Santunan, Penghijauan, dan Edukasi
KLB Campak di Ciwaringin, Puskesmas Siapkan Imunisasi Serentak untuk 2.400 Balita
Pengguna Jalan di Jatibarang Segera Nikmati Underpass yang Lebih Nyaman
Motor Curian Terlacak GPS di Cirebon, Curanmor Asal Indramayu Dibekuk Polisi
OJK Cirebon Catat Kinerja Positif Sektor Jasa Keuangan di Ciayumajakuning
KAI Daop 3 Cirebon Buka Layanan Refund Penuh bagi Penumpang Terdampak Insiden Bekasi Timur
Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah, 15 Meninggal dan 76 Terluka
Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah KA di Wilayah Cirebon Terlambat dan Dibatalkan
Di Balik Penghargaan untuk OJK Cirebon, Ada Upaya Mendorong Masyarakat Melek Keuangan
Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Cirebon Salurkan Gerobak Usaha untuk Warga
Saat Gali Saluran Air, Warga Lemahwungkuk Temukan Benda Diduga Granat
Jelang Tayang 30 April, Cast Film Ikatan Darah Berbagi Cerita di Cirebon
Trotoar Merah-Putih Mulai Percantik Sejumlah Jalan Provinsi di Cirebon
Santika Cirebon–Kuningan Suguhkan Menu Baru dan Paket Work From Hotel
Pungutan Cetak Kartu BPJS di Galagamba, Puskesos: Ada Mekanisme Sanksi
Eks Kasatpol PP Edi Siswoyo Resmi Jabat Pj Sekda Kota Cirebon
Pelatih Voli di Cirebon Ditetapkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak
Eks Pegawai Pos Mundu Cirebon Jadi Buron Kasus PKH, Akhirnya Diciduk di Lampung
Kerap Beraksi di Cirebon hingga Brebes, Spesialis Curanmor Ini Akhirnya Tertangkap
Hari Kartini, KAI Cirebon Ajak Penumpang Berani Lawan Pelecehan dan Tertib di Perlintasan