Mubeng di Losari, Bupati Imron Temukan Masalah Stunting hingga Jalan Rusak

Minggu, 27 Jul 2025 09:21
    Bagikan  
Mubeng di Losari, Bupati Imron Temukan Masalah Stunting hingga Jalan Rusak
Dok.Diskominfo

Bupati Cirebon Imron menyapa anak-anak saat kunjungan dalam program Mubeng di Kecamatan Losari, Sabtu (26/7/2025). Kegiatan ini menjadi sarana menyerap langsung aspirasi warga.

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali melakukan program “Mubeng” atau mudun bareng. Akhir pekan lalu, Bupati Cirebon Imron turun langsung ke Kecamatan Losari yang berbatasan dengan Jawa Tengah, Sabtu (26/7/2025).

Kegiatan ini menjadi ajang bagi Imron dan jajarannya untuk mendengar langsung keluhan warga di wilayah yang selama ini dianggap kurang tersentuh pembangunan.

“Daerah perbatasan kadang luput dari perhatian. Karena itu kami datang untuk melihat langsung apa saja yang jadi kebutuhan warga,” kata Imron.

Dalam kunjungan itu, sejumlah persoalan muncul. Mulai dari permukiman warga yang berada di bantaran sungai dan rawan banjir, kondisi jalan yang rusak, hingga masih tingginya angka stunting.

“Warga banyak yang tinggal di lokasi yang tidak aman, terutama saat musim hujan. Ini perlu penanganan cepat,” ujar Imron.

Ia juga menerima usulan soal pembangunan jembatan penghubung antarwilayah yang menghubungkan Cirebon dan Brebes. Menurutnya, karena menyangkut dua provinsi, pemerintah pusat perlu dilibatkan.

“Usulan ini akan kami teruskan ke pusat. Jembatan itu penting untuk mobilitas warga,” katanya.

Selain infrastruktur, Imron juga menyoroti layanan kesehatan dasar yang belum maksimal, terutama dalam penanganan stunting. Ia meminta dinas terkait untuk tidak hanya menunggu laporan, tapi aktif turun ke lapangan.

“Kami ingin respons cepat. Kalau bisa dilihat langsung, jangan tunggu data datang dulu,” ucapnya.

Menurut Imron, hasil kunjungan ini akan menjadi bahan evaluasi dan dasar penyusunan program pembangunan ke depan. Ia juga memastikan kegiatan seperti ini akan terus berlanjut ke wilayah lain.

“Lewat ‘Mubeng’, kami ingin para pejabat juga melihat sendiri kondisi warga. Supaya tahu betul apa yang perlu dibenahi,” pungkasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026
Kini Ada Shuttle dari Stasiun Cirebon ke Kuningan, Tarifnya Rp50 Ribu
Kios Bakso di Kota Cirebon Terbakar Saat Ganti Tabung Gas, Satu Karyawan Terluka
Wakil Ketua DPRD Minta Kader PMII Tak Apatis terhadap Persoalan Bangsa
Bukan Sekadar Reuni, Ikasmanda '93 Konsisten Gelar Donor Darah Selama 7 Tahun
Topeng Cirebon Bukan Sekadar Seni Pertunjukan, Simpan Nilai Filosofis dan Spiritual
Program Bedah Rumah Menyasar 22 Warga Greged dan Beber, Wakil Ketua DPRD Ikut Mengawal