KA Argo Lawu Melintas Perdana di Jalur Pegadenbaru Usai Perbaikan

Sabtu, 2 Aug 2025 12:28
    Bagikan  
KA Argo Lawu Melintas Perdana di Jalur Pegadenbaru Usai Perbaikan
Dok. Daop 3

Kereta api mulai kembali melintas di jalur Stasiun Pegadenbaru usai proses perbaikan selesai dilakukan oleh petugas KAI. Jalur sebelumnya sempat terganggu akibat anjloknya KA Argo Bromo Anggrek.

RINGKASNEWS.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon menyampaikan bahwa jalur kereta api di Stasiun Pegadenbaru, Subang, Jawa Barat, kini telah dapat dilalui kembali. 

Jalur tersebut sebelumnya sempat terganggu akibat anjloknya KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi–Gambir pada Jumat (1/8), pukul 15.47 WIB.

"Perjalanan kereta pertama yang melintas di jalur tersebut adalah KA Argo Lawu relasi Gambir–Solo Balapan, yang melintasi lokasi pada pukul 10.57 WIB dengan kecepatan terbatas 10 km per jam," ujar Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbudin, Sabtu (2/8/2025).

Proses evakuasi rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dimulai pada Jumat malam pukul 23.50 WIB dan selesai pada Sabtu pagi pukul 07.07 WIB. 

Setelah proses evakuasi selesai, petugas langsung melakukan perbaikan prasarana secara intensif hingga jalur dapat difungsikan kembali.

Muhibbudin menegaskan, KAI terus berkomitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api di seluruh lintasan. 

"Kami mohon maaf atas keterlambatan dan pembatalan yang terjadi akibat insiden ini. Seluruh proses pemulihan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan dan kelancaran operasional,” ucapnya.

KAI juga mengimbau kepada pelanggan yang terdampak agar segera mendatangi loket pembatalan di stasiun keberangkatan. 

"Bagi yang ingin membatalkan tiket atau mengubah jadwal perjalanan, KAI memberikan perpanjangan batas waktu pembatalan hingga 7 x 24 jam dari jadwal keberangkatan," katanya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon Sediakan 74.988 Tiket Selama Angkutan Nataru
Dana Hibah Atlet Difabel Bekasi Rp 7,1 Miliar Diduga Dikorupsi, Ketua dan Mantan Bendahara NPCI Jadi Tersangka
Program Makan Bergizi Gratis di Batam Fokus Jamin Keamanan dan Kualitas Pangan
Tren Rapat di Alam Terbuka, Hotel Santika Linggarjati Tawarkan Paket Kick Off Meeting
Kemenekraf Ajak Kreator Cirebon Manfaatkan Film untuk Monetisasi Kreativitas
PLN untuk Rakyat, Dukung Penguatan Desa Wisata Ciawigajah Lewat D’Sarongge Festival
Edukasi Gizi di Bali Fokus pada Pembiasaan Makan Sehat di Keluarga
Lanal Cirebon Bongkar Modus Baru Penyelundupan Pakaian dari Malaysia ke Patimban
Penerapan MBG di Gianyar Fokus pada Edukasi Gizi dan Komunikasi Publik
MBG Hadir di Buleleng, Keluarga Diminta Lebih Cermat Mengatur Gizi Anak
Desa Suci Cirebon Jadi Pusat Kolaborasi UMKM dan Petani untuk Program MBG
PLN Kebut Pemulihan Listrik Aceh Lewat Kolaborasi Lintas Instansi
Edukasi Gizi Jadi Fokus Program MBG di Tabanan-Bali
“Out Of Line” Karya Sineas Cirebon Jadi Film Terfavorit TVRI Jabar 2025
Komisi XI DPR RI Kunjungi OJK Cirebon Bahas Stabilitas dan Literasi Keuangan
DPRD Kabupaten Cirebon Fasilitasi Dialog Buruh soal UMSK 2026
APBD 2026 Kota Cirebon Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan
Lonjakan Aduan Publik Jadi Dasar Evaluasi, Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai
KAI Kerjakan Perbaikan Rel di Dua Perlintasan Kota Cirebon
DPRD Kabupaten Cirebon Sahkan Dua Raperda dan Tetapkan Susunan Baru Pansus
Live Streaming Ringkas Radio Net
ringkas radio net
Online Radio