KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, KAI Lakukan Penanganan dan Alihkan Penumpang

Jumat, 1 Aug 2025 20:21
    Bagikan  
KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, KAI Lakukan Penanganan dan Alihkan Penumpang
Dok.KAI Daop 3

Kereta Argo Bromo Anggrek anjlok di Stasiun Pegadenbaru, Subang. KAI lakukan evakuasi dan penanganan di lokasi.

RINGKASNEWS.ID - Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tujuan Jakarta mengalami anjlok di kawasan Stasiun Pegadenbaru, Subang, Jawa Barat, pada Jumat (1/8) pukul 15.47 WIB. Peristiwa ini terjadi saat KA tersebut tengah melaju dari Stasiun Surabaya Pasarturi menuju Stasiun Gambir, Jakarta.

PT Kereta Api Indonesia menyatakan terus melakukan penanganan atas insiden tersebut. Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa dari 12 rangkaian KA, lima di antaranya mengalami anjlok.

“Yang mengalami anjlok terdiri dari satu kereta pembangkit, dua kereta kompartemen, dan dua kereta eksekutif. Sementara tujuh kereta lainnya dalam kondisi normal,” kata Muhibbuddin.

Menurutnya, evakuasi penumpang langsung dilakukan dan sebanyak 259 penumpang dialihkan menggunakan kendaraan darat untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta. 

"Satu orang penumpang mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan di rumah sakit sebelum dinyatakan boleh pulang," terangnya.

Selain KA Argo Bromo Anggrek, dampak insiden ini juga dirasakan oleh sejumlah perjalanan kereta lain yang melintasi jalur utara Pulau Jawa. Beberapa di antaranya adalah KA Brantas, Kertajaya, Brawijaya, Argo Sindoro, Bima, Sembrani, Tawang Jaya, Bangunkarta, Gaya Baru Malam, hingga KA Argo Merbabu dan Matarmaja.

KAI juga menerapkan pola operasi memutar untuk beberapa perjalanan kereta agar tetap bisa melayani pelanggan. Kereta yang dialihkan melewati jalur selatan seperti Cirebon – Purwokerto – Bandung antara lain KA Ciremai, Tawang Jaya Premium, Brawijaya, dan Argo Anjasmoro.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini kami bersama pihak-pihak terkait terus berupaya mengevakuasi kereta dan menormalisasi jalur agar operasional dapat kembali lancar,” ujar Muhibbuddin.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Oknum Ketua Puskesos Galagamba Diduga Pungli Cetak Kartu BPJS
Dugaan Kekerasan Seksual Siswi SMA di Dukupuntang Cirebon, Keluarga Minta Polisi Segera Proses Kasus
KLB Campak di Kota Cirebon, DPRD Desak Respons Cepat Pemerintah
Sejumlah Pejabat Lapas Narkotika Cirebon Berganti, Ini Tujuannya
Berulang Kali Ditertibkan, Parkir Liar di Kota Cirebon Masih Saja Membandel
Bukan Sekadar Tradisi, Halalbihalal Urang Sumedang di Cirebon Jadi Penguat Kebersamaan
Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Beban Masyarakat Kembali Bertambah
Warga Masih Kerap Beraktivitas di Rel, KAI Ingatkan Soal Keselamatan
Warga Suranenggala Cirebon Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Tepi Laut
Tak Ada Ampun, Pelanggaran HP dan Narkoba di Lapas Cirebon Diancam Sanksi Pidana
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Terseret Kasus Tambang Nikel
Triwulan I 2026, Penumpang Kereta di Cirebon Tembus 1 Juta
Isu Anak Terjatuh dari Lantai 3 di Mal Cirebon Dibantah Polisi
OJK Longgarkan Aturan SLIK untuk Percepat Program 3 Juta Rumah
Kejari Kota Cirebon Tetapkan Tiga Pimpinan BPR sebagai Tersangka
KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial
Jembatan Rel Kuno Dibongkar, DPRD Kota Cirebon Soroti Prosedur dan Nilai Sejarah
Transisi Energi Dinilai Belum Adil, Warga di Tiga Daerah Soroti Minimnya Keterlibatan
Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
RINGKAS RADIO NET