Pemkab Cirebon Tindak Cepat Tangani Longsor di Gunung Kuda

Senin, 2 Jun 2025 11:28
    Bagikan  
Pemkab Cirebon Tindak Cepat Tangani Longsor di Gunung Kuda
Diskominfo

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, berdialog dengan petugas gabungan di lokasi longsor tambang Gunung Kuda, Kecamatan Dukupuntang, Sabtu (31/5/2025).

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bergerak cepat menyikapi musibah longsor di area tambang Gunung Kuda, Kecamatan Dukupuntang, yang terjadi pada Jumat (30/5/2025). Peristiwa ini menelan korban jiwa dan mengguncang masyarakat setempat.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, turun langsung ke lokasi bencana untuk memantau proses evakuasi. Ia memastikan bahwa penanganan korban dan pemberian bantuan berjalan sesuai prosedur.

“Seluruh biaya pengobatan, termasuk bagi korban meninggal dunia, ditanggung oleh pemerintah daerah. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami dalam situasi darurat seperti ini,” ujarnya, Sabtu (31/5).

Pemkab juga tengah menyusun asesmen untuk mempercepat pencairan santunan bagi keluarga korban. Hingga Senin (2/6), tim gabungan telah menemukan 20 jenazah. Masih ada lima orang yang diduga tertimbun dan belum berhasil ditemukan.

Upaya pencarian berlangsung penuh tantangan. Medan yang curam serta ancaman longsor susulan membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

“Sejak semalam, sudah terjadi tiga kali longsor susulan. Ini cukup membahayakan, baik bagi petugas di lapangan maupun alat berat yang dikerahkan,” ujar Agus.

Sebanyak enam unit ekskavator dan dua dozer telah diterjunkan untuk mempercepat evakuasi. Tim penyelamat membagi wilayah pencarian ke dalam dua sektor, yaitu timur dan barat, berdasarkan keterangan saksi yang selamat.

Di sekitar lokasi, sejumlah keluarga korban masih bertahan, menanti kabar anggota keluarganya yang belum ditemukan. Suasana duka menyelimuti area bencana, sementara tim terus berjibaku di bawah tekanan waktu dan kondisi alam.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin. Harapan kami, seluruh korban bisa segera ditemukan dan keluarga mendapatkan kepastian,” tutup Agus.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026