RINGKASNEWS.ID - Tiket kereta api untuk mudik Lebaran 2026 dari wilayah Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon masih tersedia dalam jumlah besar. Hingga awal Februari, penjualan tiket baru mencapai sebagian kecil dari total kapasitas yang disiapkan PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, KAI menyiapkan 91.518 tiket kereta api jarak jauh untuk masa angkutan Lebaran 2026. Dari jumlah tersebut, hingga Kamis (5/2/2026) baru 10.135 tiket yang terjual.
“Angka penjualan tersebut baru sekitar 11 persen dari total tiket yang kami sediakan,” kata Muhibbuddin dalam keterangan tertulis, Kamis (5/2/2026).
Ia menjelaskan, penjualan tiket angkutan Lebaran telah dibuka sejak 11 Maret hingga 1 April 2026 untuk keberangkatan dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon menuju berbagai kota tujuan.
Muhibbuddin mengimbau masyarakat agar tidak menunda pembelian tiket, terutama bagi pemudik yang berencana bepergian pada tanggal-tanggal favorit.
“Kami mengingatkan calon penumpang untuk merencanakan perjalanan sejak awal dan segera memesan tiket agar tidak kehabisan, karena biasanya terjadi lonjakan pada puncak arus mudik dan arus balik,” ujarnya.
Adapun puluhan ribu tiket tersebut dialokasikan untuk sejumlah layanan kereta api, antara lain KA Gunungjati, KA Cakrabuana, KA Ranggajati, dan KA Kaligung, dengan relasi menuju Jakarta, Semarang, Jember, serta kota-kota lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur. KAI juga menyiapkan KA Cirebon Fakultatif dengan jumlah tempat duduk terbatas.
Menurut Muhibbuddin, kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Purwokerto masih menjadi tujuan favorit pemudik yang berangkat dari wilayah Cirebon.
“Selain untuk bersilaturahmi dengan keluarga, banyak penumpang juga memanfaatkan momentum Lebaran untuk berlibur,” katanya.
Muhibbuddin menegaskan, KAI terus melakukan berbagai persiapan guna memastikan pelayanan angkutan Lebaran berjalan optimal.
“Kami berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan selama masa angkutan Lebaran 2026,” tuturnya.