Cirebon Power Catat Peningkatan Produksi Listrik Sepanjang 2025

Minggu, 1 Feb 2026 17:51
Town Hall Meeting 2026 Cirebon Power menjadi ajang evaluasi kinerja 2025 sekaligus penguatan komitmen keselamatan kerja dan keandalan pembangkit. Ist

RINGKASNEWS.ID - Pembangkit listrik Cirebon Power mencatat peningkatan produksi listrik sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut disampaikan dalam Town Hall Meeting 2026 yang digelar sebagai ajang evaluasi kinerja sekaligus pemaparan tantangan operasional perusahaan ke depan.

Deputy Operation Manager PLTU Cirebon 2, Farid Hentihu, mengatakan peningkatan produksi listrik merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim operasional yang menjaga keandalan pembangkit di tengah berbagai tantangan teknis.

“Produksi listrik yang kami jalankan selama 2025 meningkat jika dibandingkan dengan 2024. Ini menjadi salah satu capaian penting perusahaan,” kata Farid dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).

Selain peningkatan produksi, perusahaan juga menyoroti kinerja keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang terus diperkuat sebagai bagian dari budaya kerja di lingkungan pembangkit. Sepanjang 2025, sejumlah program keselamatan dijalankan untuk memastikan aktivitas operasional berlangsung aman.

“Program keselamatan tetap menjadi prioritas kami, mulai dari kegiatan Bulan K3, pengumpulan data melalui Safety Operation Card, hingga berbagai inisiatif yang mendukung kesehatan karyawan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Cirebon Power juga mendorong gaya hidup sehat bagi karyawan melalui kegiatan olahraga rutin. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga kebugaran pekerja sekaligus mendukung produktivitas.

“Kami mengadakan berbagai aktivitas fisik seperti olahraga bersama dan lari rutin untuk menjaga kesehatan karyawan,” ucap Farid.

Dari sisi operasional, Farid mengakui masih terdapat sejumlah kendala teknis selama 2025, seperti gangguan atau trip pada unit pembangkit. Namun, perusahaan tetap mampu menjaga tingkat kesiapan pembangkit sesuai target.

“Meski ada tantangan teknis, availability factor tetap tercapai. Ini menunjukkan pembangkit tetap andal dalam mendukung pasokan listrik,” katanya.

Memasuki 2026, Cirebon Power menargetkan peningkatan performa dan efisiensi pembangkit. Salah satu indikator yang menjadi perhatian utama adalah heat rate, yakni ukuran efisiensi pembangkit dalam mengonversi energi bahan bakar menjadi energi listrik.

“Ke depan, tantangannya adalah meningkatkan efisiensi pembangkit. Heat rate menjadi salah satu fokus utama agar pembangkit dapat beroperasi secara lebih efektif,” tutur Farid.

Melalui Town Hall Meeting 2026, Cirebon Power menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan pembangkit, meningkatkan keselamatan kerja, serta memastikan kontribusi optimal bagi sistem kelistrikan nasional.

“Kami ingin pembangkit Cirebon Power selalu siap dan andal dalam mendukung kebutuhan listrik masyarakat,” pungkas Farid.

Berita Terkini