RINGKASNEWS.ID - Gelombang arus mudik Lebaran di jalur arteri Pantura, Kota Cirebon, mulai terasa kian padat. Memasuki H-3 Idulfitri, ribuan pemudik dengan sepeda motor paling mendominasi pada Rabu (18/3) pagi.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular di sejumlah titik krusial, salah satunya di simpang Bypass Pemuda. Arus yang mengalir dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah tampak didominasi pelat nomor Jabodetabek, menandakan tingginya mobilitas pemudik dari wilayah tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Andi Hermawan, menyebut lonjakan kendaraan sudah terlihat sejak dini hari. Ia menjelaskan, intensitas kendaraan yang melintas meningkat tajam dalam waktu singkat.
“Dalam rentang pukul 00.00 hingga 07.00 WIB saja, jumlah kendaraan yang melintas mencapai sekitar 35.000 unit. Bahkan, tiap 15 menit bisa ada sekitar 2.000 kendaraan yang lewat,” kata Andi.
Besarnya volume kendaraan membuat arus lalu lintas sempat tersendat di beberapa titik. Persimpangan dengan lampu lalu lintas menjadi lokasi yang paling terasa dampaknya, karena menjadi pertemuan arus dari berbagai arah.
Walau sempat terjadi kepadatan, kondisi lalu lintas secara umum masih dapat dikendalikan. Kendaraan tetap bergerak meski dengan kecepatan yang tidak terlalu tinggi, terutama di jam-jam sibuk pagi hari.
Di sisi lain, pemandangan pemudik sepeda motor yang membawa barang dalam jumlah banyak juga menjadi hal yang mencolok. Mulai dari tas besar hingga barang yang diikat di bagian belakang kendaraan, menunjukkan persiapan perjalanan jauh menuju kampung halaman.
Andi juga mengungkapkan, peningkatan arus tidak hanya terjadi dari arah barat ke timur. Pergerakan kendaraan dari arah sebaliknya turut menyumbang kepadatan, meskipun karakter kendaraannya berbeda.
“Dari arah timur ke barat, kendaraan yang melintas didominasi bus dan truk. Ini merupakan dampak dari rekayasa lalu lintas berupa sistem one way di jalan tol,” ujarnya.
Dengan tren yang terus meningkat, pemerintah daerah memprediksi puncak arus mudik masih akan terjadi dalam waktu dekat, terutama menjelang sore hari hingga sehari sebelum Lebaran.
"Kami mengingatkan para pemudik agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kondisi fisik pengendara menjadi kunci agar perjalanan mudik berjalan lancar," tuturnya.