Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor

Minggu, 12 Jul 2026 07:57
Kilatan cahaya diduga meteor melintas di langit Cirebon, Sabtu (11/7/2026) malam, sebelum terdengar dentuman keras yang menggegerkan warga. Ist

RINGKASNEWS.ID - Kilatan cahaya terang yang disusul suara dentuman keras menggegerkan warga di sejumlah wilayah Ciayumajakuning pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Bersamaan dengan itu, banyak warga juga melihat cahaya hijau kebiruan melintas cepat di langit malam. Fenomena tersebut diduga dipicu oleh meteor yang memasuki atmosfer Bumi.

Salah seorang warga Kota Cirebon, Roni, mengaku menyaksikan langsung benda bercahaya itu saat berada di kawasan Pelabuhan Cirebon. Cahaya tersebut melintas cepat sebelum terdengar suara gemuruh beberapa saat kemudian.

"Saya lihat cahayanya melintas cukup cepat. Setelah itu terdengar suara seperti dentuman. Tapi waktu itu sedang ada acara di Pelabuhan, jadi suaranya tidak terlalu jelas karena tertutup suara sound system," kata Roni.

Kesaksian serupa datang dari berbagai daerah di wilayah Ciayumajakuning. Bahkan, warga di Bekasi dan sejumlah daerah di Jawa Tengah juga mengaku melihat cahaya terang yang melintas di langit pada waktu yang hampir bersamaan.

Rekaman video dan foto fenomena itu pun beredar di media sosial. Sebagian warga mengaku hanya mendengar dentuman, sementara yang lain sempat menyaksikan kilatan cahaya sebelum suara tersebut terdengar.

Mantan Direktur Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, membenarkan adanya laporan visual mengenai fenomena tersebut. Melalui akun media sosialnya, ia menyebut benda langit yang terlihat merupakan meteor berbentuk bola api (fireball).

"Fenomena astronomi meteor 'jatuh' di langit Pulau Jawa. Meteor jatuh ini berbentuk bola api berekor hijau-kebiruan (fireball), 11 Juli 2026 sekitar pukul 21.30 WIB," tulis Daryono.

Menurut Daryono, pihaknya masih menelusuri kemungkinan keterkaitan antara meteor tersebut dengan suara dentuman yang didengar warga, terutama di wilayah Pantura Jawa Barat.

Hingga Sabtu malam, belum ada laporan mengenai kerusakan maupun lokasi jatuhnya benda langit tersebut. Meski demikian, fenomena langka itu menjadi perhatian karena dapat disaksikan dari berbagai daerah di Pulau Jawa.

Berita Terkini