Warga RW 07 Pelandakan Keluhkan Senderan Ambruk, Khawatir Timbulkan Longsor

Selasa, 29 Apr 2025 12:38
    Bagikan  
Warga RW 07 Pelandakan Keluhkan Senderan Ambruk, Khawatir Timbulkan Longsor
Ringkas Media

Senderan saluran air yang ambruk di RW 07 Pelandakan Kelurahan Harjamukti Kota Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - Warga RW 07 Pelandakan, Kelurahan Harjamukti, Kota Cirebon, mengeluhkan kondisi senderan saluran air irigasi yang ambruk.

Warga meminta dinas terkait segera turun tangan memperbaiki fasilitas tersebut sebelum berdampak lebih buruk.

Ketua RW 07 Pelandakan, Harun Naskar menjelaskan, proyek pembangunan senderan tersebut baru saja dilaksanakan pada 19 Maret 2024. Namun, pada 29 Maret 2025, senderan tersebut sudah ambruk.

"Kami sudah menyampaikan surat keluhan resmi kepada DPUTR Kota Cirebon pada 20 Maret 2025, dengan tembusan ke pihak kelurahan, kecamatan, DPRD, hingga Wali Kota, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut," ujar Harun, Senin (28/4/2025).

Harun menambahkan, kekhawatiran utama warga adalah dampak yang bisa ditimbulkan jika kondisi ini terus dibiarkan. 

"Kalau tidak segera ditindaklanjuti, bisa mengakibatkan longsor dan berimbas ke rumah-rumah warga yang ada di sepanjang senderan tersebut," jelasnya.

Menurut Harun, keberadaan senderan sangat penting untuk menjaga kelancaran aliran irigasi serta mencegah kerusakan lingkungan di sekitar permukiman. 

Ia juga menekankan bahwa perbaikan harus dilakukan sesegera mungkin untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Warga berharap pihak terkait segera turun ke lapangan untuk meninjau kondisi senderan dan mempercepat perbaikan. 

"Kami hanya ingin ada perhatian serius. Ini menyangkut kepentingan banyak orang," tandas Harun.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

KAI dan DJKA Tinjau Lintas Cirebon untuk Persiapan Angkutan Lebaran
Komisi IX DPR Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis di Gianyar
Pemkot Cirebon Pastikan Simpanan Nasabah BPR Aman di Bawah Penjaminan LPS
KAI Daop 3 Cirebon Buka Kantor Layanan Aset Terpadu di Pegadenbaru
Perumda BPR Bank Cirebon Ditutup, OJK Cabut Izin Usaha
DPRD Kota Cirebon Dorong Pelestarian Tokoh Sejarah Masuk Dokumen Pembangunan
Radio Ekraf 2026 Diluncurkan, Kemenekraf Fokus Benahi Ekosistem Penyiaran Daerah
Muh Haris Sebut MBG Tak Hanya Soal Gizi, tetapi Juga Penggerak Ekonomi Daerah
DJP dan Bareskrim Polri Perbarui Kerja Sama Penegakan Hukum Pajak
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Digelar di Desa Kertajaya, Cianjur
Banjir Belum Surut, Polres Cirebon Kota Salurkan Bantuan untuk Warga Villa Intan Klayan
BPBD Catat 234 Kejadian Bencana di Kabupaten Cirebon Sepanjang 2025
Sophi Zulfia: Hasil Rakornas Harus Diterapkan dalam Kebijakan Daerah
Kasus Dugaan Penggelapan PPN Rp583 Miliar, Tiga Perusahaan Baja di Tangerang Diperiksa DJP
AKSA Cafe Resmi Dibuka di Kota Cirebon, Usung Konsep Semi Open Space
Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Banyak, Ini Data Penjualan KAI Daop 3 Cirebon
Sambut Ramadhan, Hotel Santika Premiere Linggarjati Tawarkan Iftar Nusantara–Timur Tengah
Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Jebol, Perbaikan Ditargetkan Dua Hari
Pengurus SMSI Kota Cirebon 2026–2029 Dilantik, Tegaskan Komitmen Media Siber Profesional
Perda Pajak Kota Cirebon Dievaluasi Pemerintah Pusat, DPRD Soroti Dampaknya bagi UMKM