RINGKASNEWS.ID - Arus kendaraan di ruas Tol Cipali meningkat signifikan selama periode libur Tahun Baru Imlek 2026. Dalam rentang H-4 hingga H-2 Imlek, tepatnya pada 13–15 Februari 2026, tercatat ratusan ribu kendaraan melintas di jalur penghubung utama Jawa Barat dan Jawa Tengah tersebut.
Corporate Communications & Sustainability Management Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, mengungkapkan total kendaraan yang melintas selama tiga hari mencapai sekitar 245.000 unit. Angka itu menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk bepergian ke luar kota.
“Puncak arus terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026. Saat itu tercatat sekitar 88.000 kendaraan melintas,” kata Ardam dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/2/2026).
Menurut dia, volume tersebut melonjak sekitar 52 persen dibandingkan lalu lintas harian normal. Kenaikan tajam ini mencerminkan tingginya pergerakan masyarakat pada momen libur Imlek, baik untuk keperluan mudik maupun wisata.
Memasuki Minggu (15/2/2026), arus kendaraan mulai menunjukkan penurunan. Namun demikian, jumlah kendaraan yang melintas masih berada di atas rata-rata harian.
“Pada Minggu tercatat sekitar 80.000 kendaraan melintas, atau masih lebih tinggi 39 persen dari lalu lintas normal,” ujar Ardam.
Ia menambahkan, pihak pengelola terus memantau kondisi lalu lintas dan melakukan pengaturan secara situasional untuk menjaga kelancaran arus kendaraan. Koordinasi dengan kepolisian juga dilakukan guna mengantisipasi potensi kepadatan di titik-titik tertentu.
Di sisi lain, pengelola tetap menjalankan pekerjaan pemeliharaan di sejumlah titik ruas tol sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan jangka panjang.
“Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan koordinasi intensif bersama kepolisian agar pengaturan lalu lintas tetap terkendali dan tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan,” kata Ardam.