Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kos Kesambi Cirebon

Minggu, 15 Feb 2026 20:17
Petugas kepolisian mengevakuasi jasad seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di kamar kos kawasan Kesambi, Kota Cirebon, Minggu (15/2/2026). Ist

RINGKASNEWS.ID - Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di wilayah Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Minggu (15/2/2026) sore. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.

Peristiwa itu terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Dr. Cipto MK Gang Mangle, Kelurahan Pekiringan. Korban diketahui berinisial T.Y. (71), warga Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, yang sehari-hari tinggal seorang diri di kamar tersebut.

Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan pemilik kos. Sejak siang hari, air terdengar terus mengalir dari kamar yang ditempati korban. Namun, tidak ada respons saat pintu diketuk.

“Pemilik kos merasa curiga karena suara air terus terdengar dan korban tidak menjawab saat dipanggil. Pintu kemudian dibuka menggunakan kunci cadangan,” ujar Kapolsek Kesambi, IPTU Suganda.

Saat pintu dibuka, korban ditemukan dalam posisi telungkup di area kamar mandi dengan kondisi keran air masih menyala. Pemilik kos bersama warga sekitar kemudian keluar dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keluarga serta aparat setempat.

Petugas dari Polsek Kesambi dan Satreskrim Polres Cirebon Kota tiba di lokasi tidak lama setelah menerima laporan. Polisi memasang garis pengaman, meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian.

“Langkah-langkah kepolisian sudah dilakukan sesuai prosedur, mulai dari olah TKP hingga pendataan saksi-saksi,” kata Suganda.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon untuk menjalani pemeriksaan medis guna memastikan penyebab kematian.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman atas peristiwa tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi sebelum ada hasil pemeriksaan resmi.

“Kami mengimbau warga tetap tenang. Jika menemukan hal mencurigakan di lingkungan sekitar, segera laporkan ke kepolisian terdekat atau melalui layanan 110,” ucap Aris.

Berita Terkini