123 Aset Tanah hingga Logam Mulia Dilelang Kemenkeu Jabar, Nilai Limit Rp35,6 Miliar

Selasa, 26 Aug 2025 17:27
    Bagikan  
123 Aset Tanah hingga Logam Mulia Dilelang Kemenkeu Jabar, Nilai Limit Rp35,6 Miliar
Dok.DJP Jabar II

Perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Barat menggelar konferensi pers Kick Off Pekan Lelang Serentak di Bandung, Selasa (26/8/2025).

RINGKASNEWS.ID - Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jawa Barat menggelar Kick Off Pekan Lelang Serentak di Auditorium Gedung Keuangan Negara, Jalan Asia Afrika No. 114, Kota Bandung, Selasa (26/8/2025).

Acara bertema “Lelang Serentak Kemenkeu Wilayah Jawa Barat, Wujudkan Indonesia Maju” ini berlangsung hingga 28 Agustus 2025.

Sebanyak 123 aset dilelang dalam kegiatan tersebut, mulai dari tanah, bangunan, kendaraan, hingga logam mulia. Total nilai limit aset yang ditawarkan mencapai Rp35,69 miliar.

Sinergi antarunit Kemenkeu

Pekan lelang ini melibatkan seluruh unit vertikal Kemenkeu di Jawa Barat, yakni Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), serta Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) yang membawahi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Selain itu, kegiatan juga mendapat dukungan dari Direktorat Penegakan Hukum DJP, Direktorat Lelang DJKN, serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anggaran dan Perbendaharaan.

Direktur Penegakan Hukum DJP, Eka Sila Kusna Jaya, mengatakan pelaksanaan lelang kini semakin diperkuat dengan sinergi lintas unit Kemenkeu.

“Awalnya kegiatan ini hanya dilakukan oleh DJP, namun sekarang sudah terintegrasi dengan unit lain. Lelang menjadi bagian penting dari penagihan aktif DJP untuk memberi perlindungan kepada Wajib Pajak yang patuh, sekaligus efek jera bagi yang tidak patuh,” ujar Eka.

Dorong pertumbuhan ekonomi daerah

Selain sebagai upaya penegakan hukum di bidang perpajakan, kepabeanan, dan cukai, kegiatan ini juga bertujuan mengenalkan lelang sebagai salah satu aktivitas ekonomi yang sehat dan transparan.

Kemenkeu berharap, lelang dapat menjadi gaya hidup baru masyarakat di era digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.

Kegiatan lelang digelar serentak melalui portal lelang.go.id di enam KPKNL, yakni Bandung, Bogor, Bekasi, Cirebon, Tasikmalaya, dan Purwakarta.

“Kami berharap peran serta Kemenkeu dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi penerimaan negara, tetapi juga bagi masyarakat Jawa Barat,” demikian pernyataan resmi Kemenkeu Jawa Barat.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika
Komisi III DPRD Kota Cirebon Nilai Perlindungan Data Kesehatan Masih Lemah
Tamu Hotel di Kota Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Polisi Ungkap Kronologi Awal
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah