Pelaku UMKM di Bandung Dibekali Pelatihan untuk Program MBG

Jumat, 5 Dec 2025 18:49
    Bagikan  
Pelaku UMKM di Bandung Dibekali Pelatihan untuk Program MBG
Ist

Ratusan Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan MBG di Bandung.

RINGKASNEWS.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 27–29 November 2025, di Hotel Sari Ater Kamboti, Bandung.

Sebanyak 200 peserta dari berbagai bidang usaha mengikuti pelatihan yang mencakup pengelolaan pasokan bahan pangan, perencanaan produksi, hingga penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Selain pembekalan materi, peserta juga memperoleh sertifikasi sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi yang telah diikuti.

Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN, Tengku Syahdana, mengatakan pelibatan UMKM menjadi bagian penting dalam keberlangsungan program MBG. Menurut dia, masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku dalam rantai penyediaan pangan.

“Kami ingin memastikan para pelaku usaha memiliki kemampuan yang siap diterapkan di lapangan, baik dari sisi pengelolaan bahan, proses produksi, hingga standar keamanan,” kata Tengku, Sabtu (29/11/2025).

Ia menambahkan, program MBG juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal melalui keterlibatan langsung dalam penyediaan bahan pangan bergizi.

Dari sisi dunia usaha, perwakilan Asosiasi Pengusaha Menengah Kecil Indonesia, Ronggo Cahyono, menekankan pentingnya ketelitian dalam proses pengadaan agar kualitas bahan tetap terjaga.

“Pengelolaan bahan harus dilakukan dengan cermat supaya proses produksi berjalan lancar dan mutu produk tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, pemateri lainnya, Slamet Budiarto, menyoroti pentingnya perencanaan bauran pasokan agar pelaku usaha dapat menyesuaikan kebutuhan produksi dengan permintaan pasar.

“Pemasok perlu memahami karakteristik barang yang dikelola, mulai dari mutu, varietas, hingga cara penyimpanan,” kata Slamet.

Peserta juga dibekali materi keselamatan dan kesehatan kerja yang disampaikan oleh Febrianti Anggraeni. Ia menegaskan pentingnya penerapan K3 dalam industri pangan.

“K3 bukan sekadar aturan, tetapi harus menjadi budaya kerja agar seluruh proses berjalan aman dan menghasilkan produk yang berkualitas,” terangnya.

Selama pelatihan, peserta mengikuti sesi diskusi dan praktik. Sejumlah peserta mengaku mendapatkan pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan dalam usaha mereka. BGN berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai daerah untuk memperkuat peran UMKM dalam mendukung program MBG.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika
Komisi III DPRD Kota Cirebon Nilai Perlindungan Data Kesehatan Masih Lemah
Tamu Hotel di Kota Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Polisi Ungkap Kronologi Awal
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah