Kemenkeu Buka Layanan “Lapor Pak Purbaya” untuk Aduan Pajak dan Bea Cukai

Selasa, 21 Oct 2025 09:07
    Bagikan  
Kemenkeu Buka Layanan “Lapor Pak Purbaya” untuk Aduan Pajak dan Bea Cukai
Ist

Punya kendala soal pajak atau bea cukai? Sekarang bisa langsung Lapor Pak Purbaya lewat WhatsApp di 0822-4040-6600. Cukup kirim nama lengkap, alamat surel, dan isi laporanmu.

RINGKASNEWS.ID - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka kanal pengaduan baru bernama “Lapor Pak Purbaya”, yang memungkinkan masyarakat menyampaikan keluhan terkait layanan pajak dan bea cukai secara langsung melalui WhatsApp.

Layanan ini diinisiasi oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai upaya memperkuat transparansi dan respons cepat terhadap persoalan di lapangan.

Masyarakat dapat mengirim pesan ke nomor 0822-4040-6600 dengan mencantumkan nama lengkap dan alamat surel, sebelum menuliskan laporan atau keluhan yang ingin disampaikan.

“Punya keluhan atau kendala terkait Bea Cukai dan Pajak? Kini bisa langsung Lapor Pak Purbaya! Melalui layanan WhatsApp di 0822-4040-6600,” tulis Kemenkeu lewat akun Instagram resminya, dikutip Minggu (19/10/2025).

Purbaya menjelaskan, kanal pengaduan ini menjadi wadah bagi masyarakat yang menemui pegawai pajak atau bea cukai tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Ia menegaskan akan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran.

“Kalau petugasnya yang salah, kita tindak. Tapi kalau yang melapor ternyata tidak benar, ya kita luruskan juga,” ujar Purbaya.

Melalui sistem otomatis, laporan masyarakat akan diverifikasi terlebih dahulu sebelum diteruskan untuk ditindaklanjuti oleh tim terkait.

Langkah ini disebut sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan akuntabilitas dan keterbukaan informasi dalam layanan publik.

Dengan jalur komunikasi yang lebih mudah diakses, masyarakat diharapkan tidak ragu melapor jika menemukan penyimpangan di bidang pajak dan bea cukai.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika
Komisi III DPRD Kota Cirebon Nilai Perlindungan Data Kesehatan Masih Lemah
Tamu Hotel di Kota Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Polisi Ungkap Kronologi Awal
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah