KAI Daop 3 Cirebon Ubah Jalur Perjalanan KA Imbas Banjir di Semarang

Selasa, 28 Oct 2025 21:18
    Bagikan  
KAI Daop 3 Cirebon Ubah Jalur Perjalanan KA Imbas Banjir di Semarang
Dok.KAI Daop 3

Kereta api melintas di jalur yang tergenang air di wilayah Semarang, Selasa (28/10/2025). Banjir menyebabkan perjalanan sejumlah kereta mengalami gangguan.

RINGKASNEWS.ID - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon melakukan sejumlah langkah cepat untuk mengatasi gangguan perjalanan kereta api akibat luapan air yang terjadi di wilayah kerja Daop 4 Semarang, Selasa (28/10/2025).

Luapan air di petak jalan antara Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Alastua membuat rel tergenang dan menghambat laju kereta. Agar perjalanan tetap berjalan aman, KAI mengoperasikan lokomotif Diesel Hidrolik BB 304 dan menerapkan pembatasan kecepatan di lokasi terdampak.

“Untuk mengurangi dampak gangguan, KAI Daop 3 Cirebon melakukan pengalihan perjalanan kereta dari jalur utara ke jalur selatan,” kata Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, dalam keterangan tertulis.

Sejumlah perjalanan kereta yang dialihkan jalurnya antara lain KA Blambangan, Airlangga, Brantas, Kertajaya, Gumarang, Brawijaya, dan Majapahit. Pengalihan dilakukan melalui lintas Cirebon–Prupuk–Solo Balapan–Gundih untuk menghindari area yang tergenang.

Selain perubahan jalur, KAI juga menyiapkan transportasi bus bagi penumpang yang perjalanannya terhenti di Stasiun Cirebon Prujakan menuju beberapa kota di jalur utara seperti Brebes, Tegal, Pekalongan, Weleri, dan Semarang.

Tercatat, sebanyak 99 penumpang KA Brantas, 59 penumpang KA Kertajaya, dan 107 penumpang KA Majapahit dialihkan menggunakan bus menuju tujuan masing-masing.

“Atas kejadian ini kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. KAI terus berupaya maksimal agar perjalanan kereta dapat kembali normal secepatnya,” ujar Muhibbuddin.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KLB Campak di Ciwaringin, Puskesmas Siapkan Imunisasi Serentak untuk 2.400 Balita
Pengguna Jalan di Jatibarang Segera Nikmati Underpass yang Lebih Nyaman
Motor Curian Terlacak GPS di Cirebon, Curanmor Asal Indramayu Dibekuk Polisi
OJK Cirebon Catat Kinerja Positif Sektor Jasa Keuangan di Ciayumajakuning
KAI Daop 3 Cirebon Buka Layanan Refund Penuh bagi Penumpang Terdampak Insiden Bekasi Timur
Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah, 15 Meninggal dan 76 Terluka
Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah KA di Wilayah Cirebon Terlambat dan Dibatalkan
Di Balik Penghargaan untuk OJK Cirebon, Ada Upaya Mendorong Masyarakat Melek Keuangan
Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Cirebon Salurkan Gerobak Usaha untuk Warga
Saat Gali Saluran Air, Warga Lemahwungkuk Temukan Benda Diduga Granat
Jelang Tayang 30 April, Cast Film Ikatan Darah Berbagi Cerita di Cirebon
Trotoar Merah-Putih Mulai Percantik Sejumlah Jalan Provinsi di Cirebon
Santika Cirebon–Kuningan Suguhkan Menu Baru dan Paket Work From Hotel
Pungutan Cetak Kartu BPJS di Galagamba, Puskesos: Ada Mekanisme Sanksi
Eks Kasatpol PP Edi Siswoyo Resmi Jabat Pj Sekda Kota Cirebon
Pelatih Voli di Cirebon Ditetapkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak
Eks Pegawai Pos Mundu Cirebon Jadi Buron Kasus PKH, Akhirnya Diciduk di Lampung
Kerap Beraksi di Cirebon hingga Brebes, Spesialis Curanmor Ini Akhirnya Tertangkap
Hari Kartini, KAI Cirebon Ajak Penumpang Berani Lawan Pelecehan dan Tertib di Perlintasan
Tak Dibeliin Motor, Remaja di Cirebon Ngambek Lalu Panjat Tower