Program MBG Digelar di Minahasa Selatan, Bahas Pentingnya Gizi Seimbang

Rabu, 3 Dec 2025 10:00
    Bagikan  
Program MBG Digelar di Minahasa Selatan, Bahas Pentingnya Gizi Seimbang
Ist

Program MBG Digelar di Minahasa Selatan, Bahas Pentingnya Gizi Seimbang.

RINGKASNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) digelar di Kecamatan Amurang Timur, Minahasa Selatan, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkenalkan kebijakan pemenuhan gizi kepada masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) di GMAHK Ritey, Selasa (2/12).

Kegiatan tersebut membahas pentingnya gizi seimbang dalam mendukung kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan keluarga. Selain pemaparan program, masyarakat juga mendapatkan penjelasan mengenai pola konsumsi makanan sehat dan bergizi.

Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, mengatakan pemenuhan gizi merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Menurut dia, Program MBG dirancang sebagai bagian dari kebijakan jangka panjang pemerintah.

“Perbaikan gizi menjadi salah satu upaya untuk memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat dan kuat. Program ini perlu dijalankan secara konsisten dan melibatkan banyak pihak,” ujar Felly.

Ia menambahkan, DPR RI bersama pemerintah terus mengawal pelaksanaan program tersebut agar dapat berjalan sesuai tujuan.

Sinergi antara Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, serta tenaga kesehatan dinilai penting dalam menjangkau masyarakat secara luas.

“Kami berharap manfaat program ini dapat dirasakan masyarakat, termasuk di daerah-daerah,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Minahasa Selatan, Paulman Runtuwene, menyampaikan bahwa kegiatan MBG memberikan ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat terkait isu kesehatan dan gizi.

Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur, termasuk tokoh masyarakat dan pemuka agama, dalam kegiatan tersebut.

“Kesehatan masyarakat membutuhkan perhatian bersama. Keterlibatan banyak pihak akan membantu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi,” ucapnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional, Abdullah Kamil, menjelaskan bahwa Program MBG tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan bergizi, tetapi juga edukasi dan penguatan sistem pendukung pangan. Program ini, kata dia, turut melibatkan pelaku usaha dan penyedia pangan lokal.

“Pelaksanaan MBG diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di daerah,” kata Abdullah.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap pemahaman masyarakat mengenai gizi seimbang semakin meningkat seiring dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai wilayah.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Daftar GasKita Sebelum 31 Juli, Pelanggan Baru Berpeluang Dapat Renovasi Dapur
IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall
Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran