Program MBG Fokus pada Pemenuhan Gizi Masyarakat

Selasa, 18 Nov 2025 09:35
    Bagikan  
Program MBG Fokus pada Pemenuhan Gizi Masyarakat
Ist

Pemerintah Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis kepada Warga Toba.

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah terus memperkenalkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masyarakat sebagai upaya memenuhi kebutuhan gizi secara merata, khususnya bagi kelompok rentan.

Program ini dirancang tidak hanya untuk menyediakan makanan bergizi, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pola makan seimbang dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Rama Aditya Nugraha, saat sosialisasi Program MBG bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Toba, Sabtu (15/11).

Rama mengatakan, MBG merupakan bentuk komitmen negara dalam menjamin hak masyarakat atas kesehatan. Menurut dia, pemenuhan gizi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya berorientasi pada penyaluran makanan, tetapi juga pada pembentukan kesadaran akan pentingnya gizi yang baik,” ungkap Rama.

Ia menambahkan, keberhasilan program ini membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat, agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Lestari Widyaningsih, menilai MBG memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesehatan keluarga apabila dijalankan sesuai standar gizi dan keamanan pangan.

“Pemenuhan gizi harus dibarengi dengan kualitas menu dan edukasi kepada masyarakat, sehingga pola makan sehat dapat diterapkan di rumah,” kata Lestari.

Di sisi lain, tokoh masyarakat sekaligus pemerhati gizi, Halim Purwanto, menyebut MBG juga berpeluang memberikan dampak ekonomi apabila melibatkan pelaku usaha pangan lokal.

Menurut dia, pemanfaatan bahan pangan dari daerah setempat dapat membantu petani dan UMKM sekaligus memperkuat rantai pasok lokal.

“Jika masyarakat dilibatkan sebagai pemasok bahan pangan, program ini tidak hanya meningkatkan kesehatan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi,” ujarnya.

Para narasumber sepakat bahwa Program Makan Bergizi Gratis memerlukan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, pelaku usaha, dan masyarakat agar pelaksanaannya berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika
Komisi III DPRD Kota Cirebon Nilai Perlindungan Data Kesehatan Masih Lemah
Tamu Hotel di Kota Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Polisi Ungkap Kronologi Awal
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah