Program MBG di Lahat Buka Peluang Usaha bagi Warga Lokal

Minggu, 16 Nov 2025 19:58
    Bagikan  
Program MBG di Lahat Buka Peluang Usaha bagi Warga Lokal
Ist

Lewat MBG, Perputaran Ekonomi Lokal di Lahat Mulai Bergerak.

RINGKASNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah disiapkan pemerintah dinilai membawa peluang baru bagi pelaku usaha lokal di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Selain memperbaiki gizi anak bangsa, program ini diharapkan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan langsung kelompok usaha kecil di daerah.

Sosialisasi program MBG digelar di Aula Hotel Cendrawasih, Lahat, Kamis (13/11/2024). Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi IX DPR RI Sri Meliyana, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Rahma Dewi Auliyasari, serta narasumber lokal Indra Sai.

Sri Meliyana mengatakan, MBG bukan hanya program pemenuhan gizi, tetapi juga wadah pemberdayaan masyarakat.

Menurut dia, rantai penyediaan makanan bergizi dapat menjadi ruang partisipasi bagi warga yang memiliki usaha kuliner maupun kelompok pengolah pangan di desa.

“Program ini membuka peluang bagi masyarakat untuk ikut terlibat sebagai penyedia menu. Ibu-ibu yang memiliki kemampuan memasak atau pelaku UMKM dapat mengajukan masakan khas daerah untuk masuk dalam program MBG,” ujar Sri Meliyana.

Ia menilai, keterlibatan warga dalam penyediaan makanan akan menciptakan perputaran ekonomi baru, terutama bagi usaha kecil di tingkat kecamatan dan desa.

“Dengan bergeraknya usaha lokal, manfaat program ini tidak hanya dirasakan anak-anak sebagai penerima, tetapi juga para pelaku usaha yang menjadi bagian dari rantai produksi,” katanya.

Sri Meliyana juga menekankan bahwa perbaikan gizi merupakan langkah penting menuju Generasi Emas Indonesia 2045. Namun, ia berharap implementasi MBG tetap mengutamakan pemberdayaan masyarakat agar manfaatnya berjalan beriringan.

“Stunting, anemia, dan masalah gizi lainnya masih menjadi tantangan. MBG hadir untuk mengatasinya, sekaligus mengangkat ekonomi warga. Ini yang ingin kita dorong bersama,” ucapnya.

Dengan adanya program tersebut, pemerintah berharap kualitas gizi anak meningkat, sementara ekonomi lokal ikut tumbuh melalui partisipasi aktif masyarakat dalam penyediaan makanan bergizi.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika
Komisi III DPRD Kota Cirebon Nilai Perlindungan Data Kesehatan Masih Lemah
Tamu Hotel di Kota Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Polisi Ungkap Kronologi Awal
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah