Program MBG Diperluas di Muna, DPR dan BGN Perkuat Gizi Anak

Rabu, 26 Nov 2025 16:43
    Bagikan  
Program MBG Diperluas di Muna, DPR dan BGN Perkuat Gizi Anak
Ist

Suasana sosialisasi Program MBG di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. DPR RI bersama BGN mendorong pemerataan gizi anak melalui perluasan program ini.

RINGKASNEWS.ID - DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke berbagai daerah. Salah satunya melalui sosialisasi yang digelar di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Minggu (23/11/2025).

Program strategis nasional ini bertujuan mendorong pemerataan pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Selain itu, MBG juga menyasar ibu hamil dan ibu menyusui sebagai kelompok prioritas.

Anggota Komisi IX DPR RI, Jaelani, mengatakan bahwa MBG merupakan investasi jangka panjang untuk membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Program ini adalah program baik untuk masa depan anak-anak Indonesia. Selain memberikan manfaat langsung bagi penerima, MBG juga berdampak pada pergerakan ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Jaelani.

Ia menekankan pentingnya dukungan masyarakat agar pelaksanaan program berjalan optimal. Jaelani juga berharap layanan pemenuhan gizi melalui dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat terus diperluas, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk Kabupaten Muna.

Sementara itu, Analis Madya pada Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, Rustandi Wiramanggala, menjelaskan bahwa MBG merupakan program prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas kesehatan sejak dini.

“Program ini menyasar ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak di seluruh jenjang pendidikan. Kehadiran SPPG juga memberikan dampak ekonomi karena membutuhkan pasokan bahan pangan secara berkelanjutan dari masyarakat sekitar,” kata Rustandi.

Anggota DPRD Kabupaten Muna, Sarif Ramadhan, menilai pelaksanaan Program MBG di daerahnya berjalan cukup baik melalui koordinasi bersama BGN. Namun, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program semakin kuat.

“Program ini sangat baik dan harus didukung semua pihak. Pengawasan bersama juga penting agar pelaksanaannya benar-benar tepat sasaran,” tutur Sarif.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami manfaat Program Makan Bergizi Gratis, baik dari sisi kesehatan, kesejahteraan keluarga, maupun dampaknya terhadap ekonomi lokal. Pemerintah menargetkan MBG dapat terus diperluas secara bertahap ke seluruh wilayah Indonesia.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika
Komisi III DPRD Kota Cirebon Nilai Perlindungan Data Kesehatan Masih Lemah
Tamu Hotel di Kota Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Polisi Ungkap Kronologi Awal
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah